<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931</id><updated>2011-11-23T07:47:51.642+07:00</updated><category term='tafakkur'/><title type='text'>Mozaik Al Kautsar</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>54</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-2858556624572884434</id><published>2008-11-22T12:39:00.000+07:00</published><updated>2008-11-22T12:45:49.820+07:00</updated><title type='text'>Kematian Hati</title><content type='html'>[Alm.Ustd.Rahmat Abdullah]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa,tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri. Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu.Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa.Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana,lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim malnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal,lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidak-sesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-2858556624572884434?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/2858556624572884434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=2858556624572884434' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/2858556624572884434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/2858556624572884434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2008/11/kematian-hati.html' title='Kematian Hati'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-581814392545117700</id><published>2008-03-07T22:35:00.000+07:00</published><updated>2008-03-07T22:39:14.113+07:00</updated><title type='text'>Resonansi Bahasa</title><content type='html'>&lt;pre style="font-family: georgia;"&gt;Ada nada harmoni yang belakangan ini hilang dari bahasa kita. Ia tidak&lt;br /&gt;lagi mampu melahirkan prosa 'epik' yang menjadi penyemangat kita dalam&lt;br /&gt;menjalani kehidupan. Terbias oleh sederetan daftar pertanyaan yang&lt;br /&gt;tidak bisa dijawab untuk saat ini. Kecuali engkau telah mengalaminya&lt;br /&gt;sendiri. Atau telah meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwah kita adalah bahasa yang telah menjadi kekakuan dan keterasingan&lt;br /&gt;makna. Tidak mampu menjadi spirit untuk mengabadikan recik-recik&lt;br /&gt;perjuangan ini dalam sebuah himpunan narasi seperti indahnya perjuangan di&lt;br /&gt;Palestina. Atau gegap seru yang membahana di tepian Shabra dan Nablus,&lt;br /&gt;Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturahmi kita adalah bahasa yang menggoreskan pesan singkat dalam hati&lt;br /&gt;yang susah untuk diselami artinya. Hanya sebuah bentuk keakraban sesaat&lt;br /&gt;yang entah hari keberapa ia akan dilupakan. Ia telah menjadi bukti&lt;br /&gt;kepandiran kemanusiaan dalam melihat sesamanya. Bukan untuk menambah rasa&lt;br /&gt;kesyukuran atas nikmat persaudaraan yang telah dianugerahkan. Ia juga&lt;br /&gt;telah menjadi bias lantaran hiruk pikuk kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal kita adalah bahasa yang telah menjadi absurd oleh peran-peran&lt;br /&gt;kesejarahan yang tidak tahu untuk apa diperbuat. Sepotong episode yang&lt;br /&gt;memperlihatkan kepahlawanan tanpa pengorbanan utuh. Pemimpin tanpa rakyat&lt;br /&gt;yang ia ayomi. Panglima perang tanpa prajurit yang siap untuk berjuang&lt;br /&gt;bersama. Ia hanya menjadi satu babak sinema kehidupan yang siap untuk&lt;br /&gt;diputar berkali-kali. Untuk kali lain akan digantikan oleh orang-orang&lt;br /&gt;yang tidak kalah cerdasnya untuk menggantikan peran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesungguhan kita adalah bahasa yang tidak lagi menorehkan pahala ditepian&lt;br /&gt;munajat kita. Hanya fase dalam hitungan waktu, agar tidak disebuat orang&lt;br /&gt;yang berdosa. Atau hanya malu saja dilihat anak-anak Palestina yang&lt;br /&gt;sekarang ini sedang bersembunyi dari balik mayat-mayat orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munajat kita adalah bahasa yang tidak lagi mampu menghadirkan buliran air&lt;br /&gt;mata setiap rukuk dan sujudnya. Apalah lagi hendak mencapai keparipurnaan&lt;br /&gt;murakobah kita dengan Allah. Kecuali sepotong keharuan yang menggeluyut&lt;br /&gt;setiap malam kita tentang kecemasan kehambaan yang setiap hari berbuat&lt;br /&gt;maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa kita telah kehilangan harmoni indah ternyata&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-581814392545117700?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/581814392545117700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=581814392545117700' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/581814392545117700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/581814392545117700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2008/03/resonansi-bahasa.html' title='Resonansi Bahasa'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-7118572442075008781</id><published>2008-03-07T00:36:00.000+07:00</published><updated>2008-03-07T00:39:15.474+07:00</updated><title type='text'>Tuhan, Mengapa Adzan Subuh Tak ‘Terdengar’ Lagi?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;Suatu ketika hati tak lagi galau mendapati &lt;i&gt;shaf&lt;/i&gt; yang semakin kosong pada saat shalat subuh berjama’ah. Sebab ternyata sebahagian kita termasuk orang-orang yang melengkapi kekosongan itu. Ada hati yang berubah kini. Sedang tergolek di atas kelesuan iman yang sangat. Bercampur was-was terkulai lemas di tengah ruang kosong yang kering dari &lt;i&gt;Asma&lt;/i&gt; Allah dan lantunan &lt;i&gt;Qira’at&lt;/i&gt;. Nuansa &lt;i&gt;khusyu’&lt;/i&gt; itu hilang terganti &lt;i&gt;sya’ir romantisme&lt;/i&gt; kehidupan yang dangkal. Selain alur dan &lt;i&gt;plot&lt;/i&gt; cerita &lt;i&gt;linear&lt;/i&gt; yang berujung kepada kejenuhan dan titik ke&lt;i&gt;futuran&lt;/i&gt;. Sekeping hati berlari semakin menjauh dari kesejukan dan keteduhan lindungan Tuhannya.   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Kemana ia hendak berlari dan menitipkan pesan perjuangan itu. Ataukah ia ingin berhenti lalu menitipkan pesan kepada generasi kepompong yang masih bertebaran di pelataran sejarah. Sepertinya telah melupakan manisnya anugerah bisa berada di atas jalan &lt;i&gt;tarbiyah Ilallah&lt;/i&gt;. Berada dibawah lindungan &lt;i&gt;Rabbaniyah&lt;/i&gt;. Merasakan kelembutan Allah di setiap ruang batin yang tak henti-hentinya memancarkan rona kesyukuran dan &lt;i&gt;dzikir tasyakkur&lt;/i&gt;. Merasakan pengalaman batin yang seolah membawa sisi kemanusiaan yang fakir ini menuju anak tangga tertinggi pendakian kepada Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Tak seorangpun tahu di pintu mana sebenarnya kita akan mengantri kelak di akhirat. Tapi cobalah tengok kerugian terbesar yang sudah kita bukukkan dalam rekening kehidupan ini.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Hendak mencari pengaduan kemana ketika rumah-rumah indah yang disurga telah tergadaikan oleh hutang kehormatan yang begitu besar menagih di dunia ini. Rekening dunia telah menyilaukan sangat sehingga rela mengosongkan rekening akhirat hanya untuk secuil kenikmatan yang tak seberapa lezat sebenarnya. Sejumput kebahagiaan di dunia terpaksa ditebus dengan menjual harta dan kemewahan dari surga. Kitapun melepaskannya semua dan tersadarkan hari ini betapa kita tak punya rumah indah lagi disurga kelak. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Sungai dan telaga jernih yang telah disiapkan Allah sekalipun tak luput dari ke&lt;i&gt;anarki&lt;/i&gt;an sifat kemanusiaan ini. Kita mengurasnya untuk membasuh wajah dan mengepel rumah di dunia demi untuk dilihat manusia. Mengalir air mata tatkala munajat dimalam hari dengan harapan agar digantikan Allah kelak air mata ini dengan telaga jernih di surga. Namun mata yang sama kita pergunakan untuk maksiat di siang harinya. Melihat makar yang sesekali kita juga bagian didalamnya. Kita basuh air wudhu tangan di malam hari dengan harapan kelak bisa merasakan kesegaran air sungai di dalam surga. Namun siangnya tangan yang sama kita pergunakan untuk menyakiti saudara kita. Tangan juga akan berhenti memberi tatkala tak ada yang memuji. Demikian &lt;i&gt;dzalim&lt;/i&gt;nya kita telah menipu dalam janji jual beli dengan Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Sementara orang-orang terus berlalu di atas hamparan semesta. Mengitari bumi yang tak pernah berhenti juga bergerak di bidang &lt;i&gt;elips&lt;/i&gt; horizontal mengitari matahari. Namun seberapa banyak sebenarnya kita yang berjalan ini benar-benar mengenal &lt;i&gt;Dzat&lt;/i&gt; yang hendak dituju. Rumah yang hendak dihuni. Cinta yang akan terperi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Setelah bongkar pasang niat yang tak pernah paripurna. Selalu bercela riya dan dusta. Amal terhinggap penyakit. Sementara semesta terus bergantian siang dan malam setelah pagi dan petang. Usia kian bertambah melewati kejadian bersama hikmahnya namun hati tak kunjung merasakan bermakna. Lupa amanah usia yang tersia-sia karena amal tak seberapa dibanding setumpuk salah dan dosa. Jangan pula hendak menggurat sejarah di negeri ini, untuk menyurat hari esok saja pun rasanya tak mampu lagi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Ketika Tuhan hendak mempersaksikan amanah yang telah dititpkanNya kepada setiap manusia. Barulah terjaga hati ini betapa jauhnya ia dari sebutan mukmin. Tersedak sesaat menyaksikan kadar kesyukurannnya yang hanya setitik dibandingkan segantang nikmat dari Allah. Lupa menakar diri sebab disibukkan tansaksi kehormatan dan kebendaan. Di titik yang sangat jauh dirasa namun sangat dekat di dalam labirin kejiwaan ini. Hati sebenarnya menangis. Setelah semua peristiwa kehidupan mengalir seperti air. Hati setiap kita pun ber&lt;i&gt;istighfar&lt;/i&gt; sambil menengadah ke langit dan berbisik kepada Tuhannya &lt;i&gt;‘Selama ini Aku Sakit Tetapi Kenapa Engkau Tak Jenguk Aku…Rabb’&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-7118572442075008781?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/7118572442075008781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=7118572442075008781' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/7118572442075008781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/7118572442075008781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2008/03/tuhan-mengapa-adzan-subuh-tak-terdengar.html' title='Tuhan, Mengapa Adzan Subuh Tak ‘Terdengar’ Lagi?'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-2447870667255228515</id><published>2008-03-06T23:44:00.000+07:00</published><updated>2008-03-06T23:47:28.389+07:00</updated><title type='text'>Do'a</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ya ALLAH, berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia.&lt;br /&gt;Engkaulah sebaik-baik yang mensucikannya.&lt;br /&gt;Engkau pencipta dan pelindungnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya ALLAH, perbaiki hubungan antar kami. Rukunkan antar hati kami.&lt;br /&gt;Tunjuki kami jalan keselamatan.&lt;br /&gt;Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang.&lt;br /&gt;Jadikan kumpulan kami jama’ah orang muda yang menghormati orang tua.&lt;br /&gt;Dan jama’ah orang tua yang menyayangi orang muda.&lt;br /&gt;Jangan Engkau tanamkan di hati kami&lt;br /&gt;kesombongan dan kekasaran terhadap sesama hamba beriman.&lt;br /&gt;Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan,&lt;br /&gt;pengkhianatan dan kedengkian&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya ALLAH, wahai yang memudahkan segala yang sukar.&lt;br /&gt;Wahai yang menyambung segala yang patah.&lt;br /&gt;Wahai yang menemani semua yang tersendiri.&lt;br /&gt;Wahai pengaman segala yang takut.&lt;br /&gt;Wahai penguat segala yang lemah.&lt;br /&gt;Mudah bagimu memudahkan segala yang susah.&lt;br /&gt;Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran.&lt;br /&gt;Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak.&lt;br /&gt;Engkau Maha Tahu dan melihatnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya ALLAH, kami takut kepada-Mu.&lt;br /&gt;Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu.&lt;br /&gt;Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur.&lt;br /&gt;Lindungi kami dengan perlindungan-Mu yang tak tertembus.&lt;br /&gt;Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami.&lt;br /&gt;Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami,&lt;br /&gt;Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami&lt;br /&gt;Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara.&lt;br /&gt;Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana pada kami.&lt;br /&gt;“ALLAH sebaik baik pemelihara dan Ia paling kasih dari segala kasih”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya ALLAH, kami hamba-hamba-Mu, anak-anak hamba-Mu.&lt;br /&gt;Ubun-ubun kami dalam genggaman Tangan-Mu.&lt;br /&gt;Berlaku pasti atas kami hukum-Mu. Adil pasti atas kami keputusan-Mu.&lt;br /&gt;Ya ALLAH, kami memohon kepada-Mu. Dengan semua nama yang jadi milik-Mu.&lt;br /&gt;Yang dengan nama itu Engkau namai diri-Mu.&lt;br /&gt;Atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu.&lt;br /&gt;Atau Engkau ajarkan kepada seorang hamba-Mu.&lt;br /&gt;Atau Engkau simpan dalam rahasia Maha Tahu-Mu akan segala ghaib.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kami memohon-Mu agar Engkau menjadikan Al Qur’an yang agung&lt;br /&gt;sebagai musim bunga hati kami.&lt;br /&gt;Cahaya hati kami.&lt;br /&gt;Pelipur sedih dan duka kami.&lt;br /&gt;Pencerah mata kami.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Nuh&lt;br /&gt;dari taufan yang menenggelamkan dunia.&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Ibrahim&lt;br /&gt;dari api kobaran yang marak menyala&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Musa&lt;br /&gt;dari kejahatan Fir’aun dan laut yang mengancam nyawa&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Isa&lt;br /&gt;dari Salib dan pembunuhan oleh kafir durjana&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Muhammad alaihimusshalatu wassalam&lt;br /&gt;dari kafir Quraisy durjana, Yahudi pendusta, munafik khianat,&lt;br /&gt;pasukan sekutu Ahzab angkara murka  Ya ALLAH, yang menyelamatkan Yunus&lt;br /&gt;dari gelap lautan, malam, dan perut ikan&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang mendengar rintihan hamba lemah teraniaya&lt;br /&gt;Yang menyambut si pendosa apabila kembali dengan taubatnya&lt;br /&gt;Yang mengijabah hamba dalam bahaya dan melenyapkan prahara&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya ALLAH, begitu pekat gelap keangkuhan, kerakusan dan dosa&lt;br /&gt;Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menenggelamkan dunia&lt;br /&gt;Pengap kehidupan ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka&lt;br /&gt;Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya ALLAH, jangan kiranya Engkau cegahkan kami&lt;br /&gt;dari kebaikan yang ada pada-Mu karena kejahatan pada diri kami&lt;br /&gt;Ya ALLAH, ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosa kami.&lt;br /&gt;Dan rahmah kasih sayang-Mu lebih kami harapkan daripada amal usaha kami sendiri.&lt;br /&gt;Ya ALLAH, jadikan kami kebanggaan hamba&lt;br /&gt;dan nabi-Mu Muhammad SAW di padang mahsyar nanti.&lt;br /&gt;Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu&lt;br /&gt;yang memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu.&lt;br /&gt;Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab.&lt;br /&gt;Berikan kami pemimpin berhati lembut bagai Nabi&lt;br /&gt;yang menangis dalam sujud malamnya tak henti menyebut kami,&lt;br /&gt;ummati ummati, ummatku ummatku.&lt;br /&gt;Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan&lt;br /&gt;semua kekayaan demi perjuangan.&lt;br /&gt;Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera.&lt;br /&gt;Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya ALLAH, dengan kasih sayang-Mu&lt;br /&gt;Engkau kirimkan kepada kami da’i penyeru iman.&lt;br /&gt;Kepada nenek moyang kami penyembah berhala.&lt;br /&gt;Dari jauh mereka datang karena cinta mereka kepada da’wah.&lt;br /&gt;Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran.&lt;br /&gt;Untuk menyambung risalah suci dan mulia ini kepada generasi berikut kami.&lt;br /&gt;Jangan jadikan kami pengkhianat&lt;br /&gt;yang memutuskan mata rantai kesinambungan ini.&lt;br /&gt;Dengan sikap malas dan enggan berda’wah.&lt;br /&gt;Karena takut rugi dunia dan dibenci bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Doa ini dilantunkan oleh K.H. &lt;span class="hilite"&gt;Rahmat&lt;/span&gt; &lt;span class="hilite"&gt;Abdullah&lt;/span&gt; pada Deklarasi Partai Keadilan, di Lapangan Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, 09 Agustus 1998&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-2447870667255228515?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/2447870667255228515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=2447870667255228515' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/2447870667255228515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/2447870667255228515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2008/03/doa.html' title='Do&apos;a'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-6212270909200067506</id><published>2008-01-14T19:56:00.000+07:00</published><updated>2008-01-14T19:58:12.078+07:00</updated><title type='text'>Hingga Semesta ‘Bertasbih’</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Hampir setiap pagi orang-orang bergegas berjalan hendak mendapati cahaya matahari untuk pertama kalinya. Setengah berlari mereka menuju titik &lt;i&gt;horizon&lt;/i&gt; yang memendarkan berkas merah jingga. Untuk sekedar merasakan hangatnya fajar pagi. Sambil membisikkan harapan-harapan akan datangnya kebaikan hari ini. Menggantungkan cinta dan do’a yang tak pernah &lt;i&gt;khatam&lt;/i&gt; sekalipun harus melisankannya berulang-ulang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Apa gerangan yang menjadikan semesta ini begitu hangat dan ramah menyambut mereka. Apakah lantaran orang-orang menyayanginya? Apakah lantaran orang-orang selalu ramah dan bersahabat dengan semesta?. Jawaban lugasnya adalah tidak. Setiap hari kita menginjak bumi dengan hamparan tanahnya yang tak pernah merasa terhinakan lantaran diinjak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Setiap saat, kita orang-orang yang berjalan di kolong langit ini semakin tak pernah merasakan keteduhan oleh payungan langit yang tak bertiang itu. Semakin berumur dan sepuh menghuni bumi ini orang-orang semakin tak sadar dan lupa diri dengan siapa sebenarnya mereka berhadapan. Sementara jiwa dan kehidupan kita bergerak mengalir hingga ke muara asal nantinya, namun amal tak jua sempurna ditunaikan. Sehingga tiba-tba saja seseorang baru tersadar langkah yang sudah dilaluinya. Baru tersadar setelah sekian lama berada di ruang kehidupan ini dengan berbagai macam pencapaian dan kegagalannya. Segala bentuk amal dan do’a-do’anya. Baru tersadarkan setelah banyaknya waktu yang terbuang dengan kesiaan. Perkataan yang tak ada manfaatnya bagi diri dan Tuhannya. Ditambah setumpuk dosa dan kedustaan. Setelah lupa bagaimana berterimakasih dengan sebaik-baik cara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Ternyata semesta masih ikhlas menerima perlakukan itu semua. Masih mau menopang kehidupan orang-orang yang lupa berterimakasih dan lupa bersyukur. Kalau tak mau dikatakan sekedar mampir di dunia milik Tuhan ini, ternyata kita bukan apa-apa dan tak akan menjadi apa-apa jika tak ada kasih sayang yang terus menerus mangayomi. Justru ketidakapa-apaan itulah yang menjadikan manusia lupa akan kasih sayang dari &lt;i&gt;Dzat&lt;/i&gt; yang menjadikannya menjadi apa-apa. Rumit memang mendefenisikannya. Tapi tak serumit jika kita benar-benar mau berdialog dengan semesta ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia;"&gt;Apapun perlakuan yang telah tertorehkan dan sebesar apapun itu. Apakah menyakitkan atau penuh ketersanjungan. Sungguh jikapun semua makhluk tak berterimakasih kepada pemilik semesta ini, Ia tak akan merugi sedikitpun. Tak akan berhenti dengan Kebesaran dan Kesempurnaan yang dimilikiNya. Tetapi kitalah yang akan dipermalukan kelak. Akan menjadi bulan-bulanan atas kebodohan yang benar-benar jahiliyah. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bukankah&lt;/st1:city&gt;  &lt;st1:state st="on"&gt;Ia&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; telah memberikan banyak contoh. Mengajari cara berterimakasih dengan kadar dan kemampuan yang disesuaikan dengan kesanggupan setiap orang. Dengan kata lain ada banyak cara untuk bertemu denganNya. Tetapi jika tak mau belajar untuk itu maka bersiaplah tersesat didalam labirin semesta yang tak bertepi ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-6212270909200067506?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/6212270909200067506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=6212270909200067506' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/6212270909200067506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/6212270909200067506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2008/01/hingga-semesta-bertasbih.html' title='Hingga Semesta ‘Bertasbih’'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-990186926863334061</id><published>2007-09-17T22:06:00.000+07:00</published><updated>2007-09-17T22:10:00.631+07:00</updated><title type='text'>Recik Cinta Allah</title><content type='html'>&lt;pre style="font-family: georgia;"&gt;Ada senandung kesyukuran yang memuntah ruah&lt;br /&gt;Dari sudut-sudut surau sempit di ujung gang&lt;br /&gt;Hingga ke puncak menara mesjid mewah&lt;br /&gt;Semua melafalkan ketundukan yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian nuansa abadi setiap bulan pengampunan&lt;br /&gt;Tasyahud akhir sepertinya menjadi niscaya&lt;br /&gt;Menemani malam-malam penuh berkah&lt;br /&gt;Takbir dan tahmid menjadi penuh semesta&lt;br /&gt;Kesendirian menjadi lokus penghambaan yang fakir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahaga yang begitu sangat di siang terik&lt;br /&gt;Menjadi kekhusyu’an dalam shalat malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kering bibir dalam menahan dialog subhat&lt;br /&gt;Berubah manis ketika melafalkan dzikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepayahan dalam menahan rasa dan pandangan&lt;br /&gt;Menjadi kerinduan untuk bertemu dengan Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian recik-recik cinta Allah sepanjang ramadhan&lt;br /&gt;Yang tidak akan engkau temui pada kalender yang lain&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-990186926863334061?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/990186926863334061/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=990186926863334061' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/990186926863334061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/990186926863334061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/09/recik-cinta-allah.html' title='Recik Cinta Allah'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-5947032779160781937</id><published>2007-09-17T21:51:00.000+07:00</published><updated>2007-09-17T21:56:06.054+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tafakkur'/><title type='text'>Tentang Ramadhan</title><content type='html'>Tentang Ramadhan. Tentang do'a-do'a dikeheningan malam. Tentang tafakkur dan penghambaan pada ruang tak terbatas. Kesyukuran melebihi semesta. Sebuah etape perjalanan panjang bagi para pencari surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Ramadhan. Tentang kita dan perjalanan panjang ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-5947032779160781937?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/5947032779160781937/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=5947032779160781937' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/5947032779160781937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/5947032779160781937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/09/tentang-ramadhan.html' title='Tentang Ramadhan'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-3349539607349276970</id><published>2007-08-27T10:22:00.000+07:00</published><updated>2007-08-27T10:38:20.521+07:00</updated><title type='text'>Mihrab Agung Orang-orang Tercinta</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Mukaddimah ; Ruang Rindu&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;C&lt;/b&gt;ukuplah Allah bagi kita tempat menyandarkan hati. Sebab Ia adalah muara segala kehendak. Tak ada yang lebih indah dalam hidup ini selain bisa ber&lt;i&gt;tuma’ninah&lt;/i&gt; bersama Allah dalam &lt;i&gt;khusyu’&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;tawadhu’&lt;/i&gt;. Berlam-lama dalam dialog penghambaan dihadapan &lt;i&gt;khalik&lt;/i&gt; Maha Pencipta. Mengisi malam dengan &lt;i&gt;dzikir&lt;/i&gt; dan do’a. Menghiasi kehidupan ini dengan jalan-jalan ketakwaan. Sehingga tak sedetikpun tersiakan hanya untuk sekedar gundah dan cemas.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;Hidup ini &lt;i&gt;harmoni&lt;/i&gt; dikala kita telah menemukan tujuan hakikinya. Memahami hakikat penciptaan dan penghambaan. Hidup sejatinya adalah perjalanan dan pendakian menuju pertemuan agung dengan Allah. Berada di bawah &lt;i&gt;naungan rabbaniyah&lt;/i&gt; dan melaluinya di atas &lt;i&gt;jalan tarbiyah Ilallah&lt;/i&gt;. Sebuah perjalanan suci yang dihiasi recik-recik peristiwa dengan hikmah dan pembelajarannya. Setiap &lt;i&gt;fase&lt;/i&gt; kehidupan adalah amanah yang mengandung pesan &lt;i&gt;ruhama&lt;/i&gt; bagi penghambaan yang tulus. Demikian kita mendapatkannya dari majelis-majelis ilmu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;Pesan-pesan &lt;i&gt;rabbaniyah&lt;/i&gt; terurai sepanjang langit dan bumi. Sejauh timur dan barat. Ia tak pernah menjanjikan ukuran yang serba materi selain pengajaran yang mulia di setiap pertemuannya. Ia menyapa dengan kelembutan sehingga menghadirkan &lt;i&gt;jiwa mutma’innah&lt;/i&gt;. Mendekatkan diri kepada kehendak asal dari penciptaan manusia itu sendiri. Bahwa Allah adalah tujuan kita dengan jihad sebagai jalan satu-satunya yang harus ditempuh.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;Bahwa ada satu hal yang harus kita sesali dalam hidup ini yang belum dilakukan dengan sepenuh hati adalah bersyukur. Demikian sebahagian orang menerjemahkan arti penyesalan disaat &lt;i&gt;sakratul&lt;/i&gt; maut yang sesungguhnya. Kesyukuran dalam munajat yang di hadirkan pada malam-malam menjelang fajar. Rasa syukur atas takdir dan kehendak Allah yang telah tergariskan merupakan sebab kelapangan dan ketentraman. Ia menjelma menjadi &lt;i&gt;ruang rindu&lt;/i&gt; yang dinanti setiap detiknya. Kesempatan yang &lt;i&gt;khas&lt;/i&gt; di mana setiap kita bisa menumpahkan segenap do’a dan pengaduan. Setengah menangis dan bergumam. Sedikit berujar namun penuh dengan permintaan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Sebenarnya Cinta&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;Bukankah demikian Allah mengilhamkan kebaikan kepada hati setiap manusia. Manusia yang kini sedang menghuni abad &lt;i&gt;telematika&lt;/i&gt; dan abad informasi. Manusia itu adalah kita semua yang tengah berdiri berjejejal dan mengantri untuk mendapatkan jatah usia yang besok juga pasti akan habis&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;Bukankah sejarah dengan bentangan &lt;i&gt;tarikh&lt;/i&gt; yang tak berhingga sejak penciptaan manusia hingga penemuan atom adalah abad yang menyimpan pelajaran abadi. Sejak turunnya dari surga &lt;i&gt;Adam&lt;/i&gt; hingga &lt;i&gt;sa’inya&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Siti Hajar&lt;/i&gt;. Sejak peristiwa wahyu pertama di gua &lt;i&gt;hira&lt;/i&gt; hingga &lt;i&gt;haji wada’nya&lt;/i&gt; Rasulullah. Sejak runtuhnya khilafah &lt;i&gt;Utsmaniyah&lt;/i&gt; hingga tragedi &lt;i&gt;Shabra&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Shatila&lt;/i&gt;. Sejak &lt;i&gt;renaissance&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;aufklarung&lt;/i&gt; di barat hingga runtuhnya &lt;i&gt;orde baru&lt;/i&gt; di &lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;. Tidakkah ada sedikitpun sejarah itu telah menggetarkan hati setiap kita untuk bisa mengambil peran dalam amal yang menyejarah.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;Bukankah semesta dengan puncak gunung-gemunungnya hendak menyampaikan khabar penciptaan yang kokoh. Sehingga kita manusia merasa tentram berjalan diatas &lt;i&gt;sajadah&lt;/i&gt; hijau yang menghampar dari tepian &lt;i&gt;eufrat&lt;/i&gt; hingga puncak &lt;i&gt;jaya wijaya&lt;/i&gt;. Merasakan kelembutan &lt;i&gt;Illahi&lt;/i&gt; di tengah padang &lt;i&gt;makrifat&lt;/i&gt; bersama kehangatan matahari &lt;i&gt;dhuha&lt;/i&gt; pagi hari.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;Bukankah langit dengan cahaya bintang-gemintangnya hendak menorehkan sketsa hidup &lt;i&gt;surgawi&lt;/i&gt; yang terlukis indah diantara &lt;i&gt;galaksi bimasakti &lt;/i&gt;dan jagat raya ini. Langit yang dulu menaungi semangat penaklukan &lt;i&gt;persia&lt;/i&gt; adalah langit yang sama, yang menaungi pengusiran orang-orang &lt;i&gt;palestina&lt;/i&gt; oleh &lt;i&gt;zionis&lt;/i&gt; saat ini. Langit yang hari ini menyimpan banyak diam atas &lt;i&gt;kejahiliahan&lt;/i&gt; manusia adalah langit yang sama pula, yang dulu pernah menyaksikan khabar kebangkitan ummat di &lt;i&gt;Andalusia &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;Mesopotamia&lt;/i&gt;. Dan langit yang menjadi tempat berteduh bocah-bocah di tepi &lt;i&gt;Beit Hanoun Libanon&lt;/i&gt; adalah langit yang sama juga, dengan yang memayungi kita di bumi khatulistiwa ini.&lt;/p&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;Ajarai kami sekali lagi bagaimana cara untuk bersyukur. Bersujud dan ber&lt;i&gt;isighfar &lt;/i&gt;yang benar. Sungguh kami merindukan saat-saat perjumpaan kelak. Getar-getar pertemuan yang kian menggerakkan jiwa ini untuk berlari mendekat. Tapi pantaskah kami mengikuti jejak para &lt;i&gt;anbiya’ &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;syuhada&lt;/i&gt; yang tersurat dalam sejarah dengan tinta &lt;i&gt;syahid&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Astaghfirullah&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="georgia" style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Tuhan, Mengapa Adzan Subuh Tak ‘&lt;i&gt;Terdengar&lt;/i&gt;’ Lagi?&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Suatu ketika hati tak lagi galau mendapati &lt;i&gt;shaf&lt;/i&gt; yang semakin kosong pada saat shalat subuh berjama’ah. Sebab ternyata sebahagian kita termasuk orang-orang yang melengkapi kekosongan itu. Ada hati yang berubah kini. Sedang tergolek di atas kelesuan iman yang sangat. Bercampur was-was terkulai lemas di tengah ruang kosong yang kering dari &lt;i&gt;Asma&lt;/i&gt; Allah dan lantunan &lt;i&gt;Qira’at&lt;/i&gt;. Nuansa &lt;i&gt;khusyu’&lt;/i&gt; itu hilang terganti &lt;i&gt;sya’ir romantisme&lt;/i&gt; kehidupan yang dangkal. Selain alur dan &lt;i&gt;plot&lt;/i&gt; cerita &lt;i&gt;linear&lt;/i&gt; yang berujung kepada kejenuhan dan titik ke&lt;i&gt;futuran&lt;/i&gt;. Sekeping hati berlari semakin menjauh dari kesejukan dan keteduhan lindungan Tuhannya.   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Kemana ia hendak berlari dan menitipkan pesan perjuangan itu. Ataukah ia ingin berhenti lalu menitipkan pesan kepada generasi kepompong yang masih bertebaran di pelataran sejarah. Sepertinya telah melupakan manisnya anugerah bisa berada di atas jalan &lt;i&gt;tarbiyah Ilallah&lt;/i&gt;. Berada dibawah lindungan &lt;i&gt;Rabbaniyah&lt;/i&gt;. Merasakan kelembutan Allah di setiap ruang batin yang tak henti-hentinya memancarkan rona kesyukuran dan &lt;i&gt;dzikir tasyakkur&lt;/i&gt;. Merasakan pengalaman batin yang seolah membawa sisi kemanusiaan yang fakir ini menuju anak tangga tertinggi pendakian kepada Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Tak seorangpun tahu di pintu mana sebenarnya kita akan mengantri kelak di akhirat. Tapi cobalah tengok kerugian terbesar yang sudah kita bukukkan dalam rekening kehidupan ini.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Hendak mencari pengaduan kemana ketika rumah-rumah indah yang disurga telah tergadaikan oleh hutang kehormatan yang begitu besar menagih di dunia ini. Rekening dunia telah menyilaukan sangat sehingga rela mengosongkan rekening akhirat hanya untuk secuil kenikmatan yang tak seberapa lezat sebenarnya. Sejumput kebahagiaan di dunia terpaksa ditebus dengan menjual harta dan kemewahan dari surga.  Kitapun melepaskannya semua dan tersadarkan hari ini betapa kita tak punya rumah indah lagi disurga kelak.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Sungai dan telaga jernih yang telah disiapkan Allah sekalipun tak luput dari ke&lt;i&gt;anarki&lt;/i&gt;an sifat kemanusiaan ini. Kita mengurasnya untuk membasuh wajah dan mengepel rumah di dunia demi untuk dilihat manusia. Mengalir air mata tatkala munajat dimalam hari dengan harapan agar digantikan Allah kelak air mata ini dengan telaga jernih di surga. Namun mata yang sama kita pergunakan untuk maksiat di siang harinya. Melihat makar yang sesekali kita juga bagian didalamnya. Kita basuh air wudhu tangan di malam hari dengan harapan kelak bisa merasakan kesegaran air sungai di dalam surga. Namun siangnya tangan yang sama kita pergunakan untuk menyakiti saudara kita. Tangan juga akan berhenti memberi tatkala tak ada yang memuji. Demikian &lt;i&gt;dzalim&lt;/i&gt;nya kita telah menipu dalam janji jual beli dengan Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Sementara orang-orang terus berlalu di atas hamparan semesta. Mengitari bumi yang tak pernah berhenti juga bergerak di bidang &lt;i&gt;elips&lt;/i&gt; horizontal mengitari matahari. Namun seberapa banyak sebenarnya kita yang berjalan ini benar-benar mengenal &lt;i&gt;Dzat&lt;/i&gt; yang hendak dituju. Rumah yang hendak dihuni. Cinta yang akan terperi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Setelah bongkar pasang niat yang tak pernah paripurna. Selalu bercela riya dan dusta. Amal terhinggap penyakit. Sementara semesta terus bergantian siang dan malam setelah pagi dan petang. Usia kian bertambah melewati kejadian bersama hikmahnya namun hati tak kunjung merasakan bermakna. Lupa amanah usia yang tersia-sia karena amal tak seberapa dibanding setumpuk salah dan dosa. Jangan pula hendak menggurat sejarah di negeri ini, untuk menyurat hari esok saja pun rasanya tak mampu lagi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Ketika Tuhan hendak mempersaksikan amanah yang telah dititpkanNya kepada setiap manusia. Barulah terjaga hati ini betapa jauhnya ia dari sebutan mukmin. Tersedak sesaat menyaksikan kadar kesyukurannnya yang hanya setitik dibandingkan segantang nikmat dari Allah. Lupa menakar diri sebab disibukkan tansaksi kehormatan dan kebendaan. Di titik yang sangat jauh dirasa namun sangat dekat di dalam labirin kejiwaan ini. Hati sebenarnya menangis. Setelah semua peristiwa kehidupan mengalir seperti air. Hati setiap kita pun ber&lt;i&gt;istighfar&lt;/i&gt; sambil menengadah ke langit dan berbisik kepada Tuhannya &lt;i&gt;‘Selama ini Aku Sakit Tetapi Kenapa Engkau Tak Jenguk Aku…Rabb’&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Hingga Semesta ‘&lt;i&gt;Bertasbih&lt;/i&gt;’&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Hampir setiap pagi orang-orang bergegas berjalan hendak mendapati cahaya matahari untuk pertama kalinya. Setengah berlari mereka menuju titik &lt;i&gt;horizon&lt;/i&gt; yang memendarkan berkas merah jingga. Untuk sekedar merasakan hangatnya fajar pagi. Sambil membisikkan harapan-harapan akan datangnya kebaikan hari ini. Menggantungkan cinta dan do’a yang tak pernah &lt;i&gt;khatam&lt;/i&gt; sekalipun harus melisankannya berulang-ulang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Apa gerangan yang menjadikan semesta ini begitu hangat dan ramah menyambut mereka. Apakah lantaran orang-orang menyayanginya? Apakah lantaran orang-orang selalu ramah dan bersahabat dengan semesta?. Jawaban lugasnya adalah tidak. Setiap hari kita menginjak bumi dengan hamparan tanahnya yang tak pernah merasa terhinakan lantaran diinjak.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Setiap saat, kita orang-orang yang berjalan di kolong langit ini semakin tak pernah merasakan keteduhan oleh payungan langit yang tak bertiang itu. Semakin berumur dan sepuh menghuni bumi ini orang-orang semakin tak sadar dan lupa diri dengan siapa sebenarnya mereka berhadapan. Sementara jiwa dan kehidupan kita bergerak mengalir hingga ke muara asal nantinya, namun amal tak jua sempurna ditunaikan.  Sehingga tiba-tba saja seseorang baru tersadar langkah yang sudah dilaluinya. Baru tersadar setelah sekian lama berada di ruang kehidupan ini dengan berbagai macam pencapaian dan kegagalannya. Segala bentuk amal dan do’a-do’anya. Baru tersadarkan setelah banyaknya waktu yang terbuang dengan kesiaan. Perkataan yang tak ada manfaatnya bagi diri dan Tuhannya. Ditambah setumpuk dosa dan kedustaan. Setelah lupa bagaimana berterimakasih dengan sebaik-baik cara.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Ternyata semesta masih ikhlas menerima perlakukan itu semua. Masih mau menopang kehidupan orang-orang yang lupa berterimakasih dan lupa bersyukur. Kalau tak mau dikatakan sekedar mampir di dunia milik Tuhan ini, ternyata kita bukan apa-apa dan tak akan menjadi apa-apa jika tak ada kasih sayang yang terus menerus mangayomi. Justru ketidakapa-apaan itulah yang menjadikan manusia lupa akan kasih sayang dari &lt;i&gt;Dzat&lt;/i&gt; yang menjadikannya menjadi apa-apa. Rumit memang mendefenisikannya. Tapi tak serumit jika kita benar-benar mau berdialog dengan semesta ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Apapun perlakuan yang telah tertorehkan dan sebesar apapun itu. Apakah  menyakitkan atau penuh ketersanjungan. Sungguh jikapun semua makhluk tak berterimakasih kepada pemilik semesta ini, Ia tak akan merugi sedikitpun. Tak akan berhenti dengan Kebesaran dan Kesempurnaan yang dimilikiNya. Tetapi kitalah yang akan dipermalukan kelak. Akan menjadi bulan-bulanan atas kebodohan yang benar-benar jahiliyah. Bukankah Ia telah memberikan banyak contoh. Mengajari cara berterimakasih dengan kadar dan kemampuan yang disesuaikan dengan kesanggupan setiap orang. Dengan kata lain ada banyak cara untuk bertemu denganNya. Tetapi jika tak mau belajar untuk itu maka bersiaplah tersesat didalam labirin semesta yang tak bertepi ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Khatimah ; Kenduri Cinta Bersama ‘&lt;i&gt;Kanjeng’&lt;/i&gt; Nabi&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Terimakasih karena engkau telah mengajak kami mengelilingi padang makrifat semesta. Melihat beragam corak warna kehidupan dengan seluruh kesempurnaan dan kekurangannya. Berteduh bersama &lt;i&gt;Dien&lt;/i&gt; yang mengabadikan kisah epik &lt;i&gt;badar&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;khandaq&lt;/i&gt; hingga kisah romantisme &lt;i&gt;Yusuf&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Zulaikha&lt;/i&gt;. Mampir sebentar di jazirah antara &lt;i&gt;Eufrat&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Tigri&lt;/i&gt;s untuk melihat karya-karya abadi &lt;i&gt;Al Farisi&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Tayyimiya&lt;/i&gt;h. Namun tak menyempatkan kami untuk berleha-leha di savana tepi &lt;i&gt;Nil&lt;/i&gt; dengan hamparan kebun-kebun anggur dan patung raja-raja masa &lt;i&gt;fir’aun&lt;/i&gt; di tengah kota &lt;i&gt;Memphis&lt;/i&gt;. Karena mata kami bergegas melihat bocah-bocah kecil yang berlarian di sekitar  &lt;i&gt;Shabara&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Shatila&lt;/i&gt;. Kami melihat mereka dikejar-kejar &lt;i&gt;molotov&lt;/i&gt; bikinan pabrik sementara di tangan mereka hanya sebuah batu. Hingga akal kami tak sempat membuat &lt;i&gt;partisi&lt;/i&gt; dan ruang-ruang khusus untuk merekam semua kejadian. Kecuali semua sketsa terhimpun dalam majelis &lt;i&gt;kenduri cinta&lt;/i&gt; yang menghadirkan shalawatmu ditengah-tengahnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Terimakasih karena engkau telah mengajari kami untuk memilah kesejatian dan keabadian ditengah suguhan pilihan-pilihan. Walaupun kadang sisi kekanak-kanakan yang bersemayam di dalam hati ini menguntit dibelakang dan menjelma menjadi kedewasaan yang masih prematur. Kalaupun orang-orang menilainya sebagi satu kelumrahan dari sifat manusia namun kami menilainya sebagai bentuk kebodohan akut yang belum ada obatnya. Sekalipun telah di amputasi oleh tilawah dan sujud-sujud malam. Namun tetaplah ia sebagai sisi manusia yang manusiawi. Jadi ajaranmu belum jadi hafalan batin, baru sebatas &lt;i&gt;nembang&lt;/i&gt; bibir saja. Belum bisa mengunyahnya sehingga mendarah daging.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Terimakasih karena engkau telah mengenalkan kami kepada kerabat dan family yang tak terbatas pada nasab dan marga. Setiap rumah yang disana ada &lt;i&gt;basmallah&lt;/i&gt; kami temui untuk bersilaturahmi. Meskipun tak disuguhkan teh atau &lt;i&gt;cemilan&lt;/i&gt; namun bisa bertandang dirumah-rumah itu membuat kami senang dan semoga jadi panjang umur. Tak ada &lt;i&gt;anshor&lt;/i&gt; maupun &lt;i&gt;muhajirin&lt;/i&gt;. Kecuali persaudaraan yang terikat kepada man dan aqidah seperti yang engkau contohkan sekian abad yang lalu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Terimakasih karena engkau telah menitipkan warisan anak-anak yatim dan orang-orang miskin kepada kami. Sebab setiap  kami pandang kepayahan dan kedukaan mereka menjadikan hati kami luluh dan menangis. Setiap &lt;i&gt;sekon&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;milimeternya&lt;/i&gt; penderitaan mereka adalah anugerah bagi kami. Untuk sejengkal melangkah mendekati gerbang akhirat. Tawa dan senyum mereka menghadirkan sisi lain dari kebahagiaan itu. Kenyang bagi kami berarti lapar bagi anak-anak yatim dan orang miskin. Tawa bagi kami berarti sesak bagi mereka yang senantiasa ber&lt;i&gt;tasbih&lt;/i&gt; memohon keampunan dari Tuhannya agar diberikan kelapangan hidup. Maka ingatkan selalu kami untuk merawat baik-baik warisan dan titipanmu.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;Terimakasih karena engkau telah membawakanku hidangan hati dan jamuan akhirat. Suguhan yang memuaskan dahagaku selama ini. Sudah sekian tempat  kami datangi namun rasa lapar dan dahaga justru semakin menjadi-jadi. Ternyata kemewahan dalam &lt;i&gt;etalase&lt;/i&gt; yang nampak lezat hanya sebentar memuaskan setelah sekian perseratus detik dikunyah. Setelah itu ada rasa anyir dan kadang bau amis. Sementara engkau telah menghidangkan makanan ruhiyah yang harum aromanya. Disuguhkan bersama sekantong buah-buahan dari surga. Jika memakannya dengan bersyukur maka tak ada berkurang hidangannya malah bertambah. Dan engkau telah menuangkannya dalam gelas &lt;i&gt;Al Ma’un&lt;/i&gt; dan cangkir &lt;i&gt;Fatihah&lt;/i&gt; bersama sejuta kenikmatan yang menyertainya. Terimakasih. Semoga shalawat tercurah bagi manusia tercinta. Kekasih Allah. Yang kami harapkan syafaatnya. Wallahu’alam. Alhamdulillah.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;Tidakkah engkau menyempatkan untuk bertafakkur&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;Sungguh Kasih SayangNya laksana kejernihan &lt;/i&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;yang setiap saat mengilhamkan makna taubat dan kemaafan &lt;/i&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;Ya Allah ajari kami untuk mengenalMu lebih baik…&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Alhamdulillah&lt;/i&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Wiyono Saputro, &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngayogyakarta Dalem, &lt;i&gt;Medio&lt;/i&gt; Sya’ban 1428 H&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: georgia; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt;Catatan &lt;i&gt;‘muhibbah dan dakwah (April-Agustus2008)’&lt;/i&gt; di beberapa tempat, diantaranya : Desa Kaki Gunung Merapi ; Daerah Pantai Selatan Jawa Tengah ; Sepanjang Jogja-Solo-Semarang dan &lt;i&gt;tentunya&lt;/i&gt; di tempat ‘bekerja’. Salam takzim untuk semua ikhwafillah di setiap ranah perjuangan. &lt;i&gt;Ukhuwwah&lt;/i&gt; itu kekal dan abadi tatkala kita menisbatkannya kepada Allah SWT. Terimakasih karena telah mengenalkanku kepada &lt;i&gt;kesederhanaan&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;kebersahajaan&lt;/i&gt; dalam hidup. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-3349539607349276970?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/3349539607349276970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=3349539607349276970' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/3349539607349276970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/3349539607349276970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/08/mihrab-agung-orang-orang-tercinta.html' title='Mihrab Agung Orang-orang Tercinta'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-8253110732645225203</id><published>2007-05-13T15:57:00.000+07:00</published><updated>2007-05-13T16:00:04.945+07:00</updated><title type='text'>Serenai Tasyakkur, Sebuah Refleksi</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Palatino Linotype, serif;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Parade tsabat itu telah kembali. Menemui muara kesejatian yang paling asal. Berada di sisi Rabb-Nya yang Maha Pengasih. &lt;/span&gt;Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Palatino Linotype, serif;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Bahwa kebahagiaan kami sesungguhnya adalah ketika kami menghabiskan waktu bersama-sama mengerjakan agenda dakwah. &lt;/span&gt;Momen kebersamaan yang sarat &lt;i&gt;ukhuwwah&lt;/i&gt; dan kecintaan pada dakwah. &lt;span lang="sv-SE"&gt;Mendapati kelelahan pada siang hari yang berujung kepada manisnya munajat malam harinya. Memejamkan mata ditengah cemas dan kekhawatiran akan kebaikan yang belum sempurna ditunaikan untuk &lt;i&gt;dien&lt;/i&gt; ini. Dan itu semua yang memahamkan kami akan hakikat perjuangan yang sejatinya. Sungguh Allah tidak begitu saja mengabaikan hikmah dan pembelajaran mengapa kami dipertemukan di jalan dakwah ini. Kalau tidak hari ini barangkali suatu saat nanti lembaran yang sarat dengan &lt;i&gt;tarbiyah&lt;/i&gt; ini akan benar-benar kami pahami. Asalkan tetap istiqomah dan senantiasa berjalan menuju pada ridhaNya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Palatino Linotype, serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Palatino Linotype, serif;"&gt;Demikian kami memahami episode perjalanan waktu hingga hari ini yang membawa setiap orang kepada tafakkur yang paling hakiki. Tentang kehidupan dan penciptaan. Tentang kesuksesan dan kegagalan. Tentang ukhuwwah dan persudaraan. Tentang kecemasan dan kegundahan. Tentang orang-orang yang ditinggalkan dalam berjuang. Tentang sedikitnya pejuang di shaf terdepan. Tentang kerelaan dan kelapangan. Dan segala bentuk warna yang pada hakikatnya adalah warna &lt;i&gt;tarbiyah Illahi&lt;/i&gt;. Yang Ia selipkan disela-sela rutinitas kehidupan kami selama ini yang biasa disebut &lt;i&gt;bertadrib amal&lt;/i&gt;. Apalagi yang tersisa dari diri ini selain kepasrahan dan ketundukan ketika semua bentuk kehidupan ini kami nisbatkan kepada Illahi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Palatino Linotype, serif;"&gt;Bentuk ketundukan dan kepasrahan itu yang sering kami jabarkan dalam tema-tema kecil  untuk membangun ummat. Ummat yang masih menunggu pemuda terbaiknya untuk hadir memimpin dengan hati dan cinta. Pemimpin yang mengajarkan kalam Illahi dan pembuktian betapa Allah itu adalah muara segala bentuk kehendak yang paling asal. Meski tak pernah berjumpa dengan &lt;i&gt;qudwah&lt;/i&gt; kami yang mengobarkan semangat &lt;i&gt;badar&lt;/i&gt;. Tetapi spirit itu ternyata mengetengahkan arti lain dari perjalanan kehidupan ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Palatino Linotype, serif;"&gt;Bahwa ada sisi lain dari kemanusiaan yang  kami miliki, sehingga tidak semua nilai-nilai &lt;i&gt;rabbaniyah&lt;/i&gt; itu benar-benar bersemayam dalam hati ini. Semoga Allah dengan KemahasempurnaanNya memberikan maaf dan menunjuki jalan terbaik. Sungguh perjalanan ini baru hendak dimulai, bersama gerbong yang lebih besar lagi. Dengan harapan dan cita-cita yang melampaui mimpi hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Palatino Linotype, serif;"&gt;Semoga Allah senantiasa menguatkan hati kita pada tali &lt;i&gt;ridha&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;dakwah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-8253110732645225203?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/8253110732645225203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=8253110732645225203' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8253110732645225203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8253110732645225203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/05/serenai-tasyakkur-sebuah-refleksi.html' title='Serenai Tasyakkur, Sebuah Refleksi'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-7926573653393233183</id><published>2007-04-07T23:48:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T14:25:44.974+07:00</updated><title type='text'>Bunda "Puisi Cinta Semusim"</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7CZEbXhDRBA/RhfNF_yEKrI/AAAAAAAAAA0/qWAtvOBJfQk/s1600-h/IbuBig.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5050731010023762610" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_7CZEbXhDRBA/RhfNF_yEKrI/AAAAAAAAAA0/qWAtvOBJfQk/s200/IbuBig.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Bunda  selalu terjaga dalam setiap derapku&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kuberharap Engkau membahagiakannya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sepertiku kini Ya Rabb&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kumemohon berilah bunda mimpi yang selalu indah &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya Rabbul Izzati&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kuberharap padaMu anugerahkan bunda kecupan hangat&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seperti yang selalu ia berikan padaku &lt;/div&gt;&lt;div&gt;saat aku terbangun di pagi hari&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya Illahi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sejahterakanlah Bunda&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pelangi dan matahariku&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hari ini kuhaturkan dengan tulus &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maafkan kesalahanku Bunda&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-7926573653393233183?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/7926573653393233183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=7926573653393233183' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/7926573653393233183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/7926573653393233183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/04/bunda-puisi-cinta-semusim.html' title='Bunda &quot;Puisi Cinta Semusim&quot;'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7CZEbXhDRBA/RhfNF_yEKrI/AAAAAAAAAA0/qWAtvOBJfQk/s72-c/IbuBig.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-8138314336578457942</id><published>2007-04-03T14:50:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T14:25:45.143+07:00</updated><title type='text'>Jika engkau</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7CZEbXhDRBA/RhIJCCepZxI/AAAAAAAAAAc/-BIUvbk47fE/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049108062865549074" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_7CZEbXhDRBA/RhIJCCepZxI/AAAAAAAAAAc/-BIUvbk47fE/s200/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Jika engkau belum mempunyai ilmu, &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;hanyalah prasangka,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;maka milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan.&lt;br /&gt;Begitulah caranya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Jika engkau hanya mampu merangkak,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;maka merangkaklah kepada-Nya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Jika engkau belum mampu berdoa dengan khusyuk,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;maka tetaplah persembahkan doamuyang kering, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;munafik dan tanpa keyakinan;karena Tuhan, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;dengan rahmat-Nya akan tetap menerima mata uang palsumu!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Jika engkau masih mempunyai seratus keraguan mengenai Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;maka kurangilahmenjadi sembilan puluh sembilan saja. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Begitulah caranya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Wahai pejalan!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Biarpun telah seratus kali engkau ingkar janji,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;ayolah datang, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;dan datanglah lagi!&lt;br /&gt;Karena Tuhan telah berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;“Ketika engkau melambung ke angkasa ataupun terpuruk ke dalam jurang,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;ingatlah kepada-Ku, karena Aku-lah jalan itu.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-8138314336578457942?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/8138314336578457942/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=8138314336578457942' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8138314336578457942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8138314336578457942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/04/jika-engkau.html' title='Jika engkau'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7CZEbXhDRBA/RhIJCCepZxI/AAAAAAAAAAc/-BIUvbk47fE/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-8073952435839579857</id><published>2007-03-31T14:32:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T14:25:45.467+07:00</updated><title type='text'>Berkas Cahaya Kenabian</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7CZEbXhDRBA/Rg4ToiepZvI/AAAAAAAAAAM/SI7G2o2_pSg/s1600-h/FA3X4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047993819499947762" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 213px; CURSOR: hand; HEIGHT: 289px" height="263" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_7CZEbXhDRBA/Rg4ToiepZvI/AAAAAAAAAAM/SI7G2o2_pSg/s320/FA3X4.jpg" width="247" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Hati ini merindu peroleh setitik berkas caahaya kenabian&lt;/em&gt;.Yang terbentang jaraknya ratusan tahun dan ribuan kilometer. Berabad-abad masa berlalu dengan musim yang berbeda. Sebalik puncak pegunungan dan seberang lautan. Samudera yang membentang luas dataran gurun menjadi pemisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hati ini merindu peroleh setitik berkas caahaya kenabian&lt;/em&gt;. Biarkan matahari dan langit yang sama, menjadi saksi abadi niat dan kerja kami untuk menghujamkan berkas cahaya kenabian itu dalam hati-hati ini. Meski hati ini kadang bercampur dengan bilik maksiat. Tapi sirah dan jejak perjalanan agung itu menjadi inspirasi dan penguat kami menelusuri jalan penjang menuju perjumpaan dengan Illahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hati ini merindu peroleh setitik berkas caahaya kenabian&lt;/em&gt;. Sehingga detak dan denyut nadi perjuangan seribu empat ratus tahun yang lalu adalah detak nadi yang sama dengan hari ini. Agar semangat badar memuncah menjadi spirit bagi mereka yang berdiri pada shaf terdepan barisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hati ini merindu peroleh setitik berkas caahaya kenabian&lt;/em&gt;. Agar terang jiwa-jiwa kemanusiaan yang telah begitu lama diliputi kecemasan dan gundah gulana. Agar senyum ini mengembang ketika melihat dunia ini bersolek dan tersenyum selepas subuh esok. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-8073952435839579857?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/8073952435839579857/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=8073952435839579857' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8073952435839579857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8073952435839579857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/03/berkas-cahaya-kenabian.html' title='Berkas Cahaya Kenabian'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7CZEbXhDRBA/Rg4ToiepZvI/AAAAAAAAAAM/SI7G2o2_pSg/s72-c/FA3X4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-8696240266223604006</id><published>2007-03-28T23:59:00.000+07:00</published><updated>2007-03-29T00:07:24.246+07:00</updated><title type='text'>Catatan Sejarah Yang Terkoyak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Barangkali kita lupa bagaimana cara bersyukur. Hingga apa yang ada pada kita saat ini tersia-siakan. Astaghfirullah.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mukaddimah&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Atas kesempatan yang telah Allah berikan kepada kita. Setiap saat dan setiap tempat. Bisa merasakan indahnya dibawah naungan rabbaniyah. Kemenangan dan kekalahan adalah masa  yang selalu berganti. Hitam dan putih warna kehidupan yang senantiasa menyapa, adalah warna indah ciptaan-Nya. Warna kesempurnaan Allah. Alhamdulillah atas semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti riak itu telah berubah menjadi gelombang yang terus bergerak. Gelombang surut yang akan menjauhkan diri dari titik pasang. Lama kelamaan menyusut dan pergi meninggalkan garis horizon, yang sudah sejak lama dibangun. Atau ia akan berubah menjadi gelombang pasang yang akan menabrak dan akan menghempaskan siapapun. Sehingga orang-orang akan jatuh tersungkur. Jatuh kehormatannya atau mereka akan lelah sendiri mengejar bayangan yang tidak mungkin untuk digapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga mereka akan kelelahan dan akhirnya tergeletak di sebuah geladak kapal yang tidak lagi satu visi. Atau mereka akan menyebrang ke kapal yan lain ditengah-tengah arus pasang untuk menentukan sebuah pilihan hidup. Setiap orang memiliki hak untuk hidup. Setiap orang memiliki nurani yang akan menuntun bagaimana menuju perjumpaan dengan Allah dengan cara yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keberkahan, Masih adakah ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah ketimpangan ikhtiar yang terjadi belakangan ini. Mulai dari menunda-nunda waktu shalat, hingga wajah yang sudah tidak malu lagi meninggalkan wudhu dhuha. Dari pelanggaran syar’i yang sederhana, sampai sedikit demi sedikit menjauhkan kedua tangan ini dari dinginnya wudhu pertiga malam. Ketimpangan yang bermula dari ‘hijab’ yang tidak terjaga, sampai keringnya halaman mushaf Al-Qur’an dari basah bibir lantaran jarang menyentuhnya. Semuanya terjadi dan perlahan menjadi sesuatu yang lumrah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita fikir sedang menegakkan nilai-nilai rabbaniyah, tetapi kenyataanya meruntuhkan hakikat niliai-nilai Islamiyah di mata Allah. Menyangka sedang bekerja dibawah naungan sunnah, tetapi tanpa sadar sedang bergerak menjauh dari nilai-nilai sunnah. Lihat saja berapa lama kita berdo’a untuk saudara-saudara kita. Dan berapa banyak munajat yang kita torehkan siang dan malam untuk keberkahan amanah-amanah yang Allah titipkan. Menjadi sebuah kebanggaan jika kita telah melalui semua proses dengan Basmallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau justru telah terjebak kedalam rutinitas yang menyempitkan hakikat dakwah pada ruang kosong dan semu dalam lembaran-lembaran mutaba’ah program dan adminstratif. Itupun dilakukan dengan sedikit keikhlasan. Merasa nikmat menjalani rutinitas agenda yang seolah-olah mampu membangun bi’ah Islami, ternyata dihadapan Allah telah berpadu dengan syahwat dan kepentingan sesaat. Lihat saja berapa Magrib yang telah tertunda dan berapa Ashar yang ditakhirkan. Karena rapat-rapat kita. Karena kegiatan-kegiatan kita. Karena sebuah alasan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dihadapan Allah kelak. Karena sudah jelas sebenarnya hakikat penciptaan kita sebagai manusia. Dan jelas pula untuk apa kita menjadi bagian dari orang-orang yang mencoba mengemban sedikit tugas nubuwah ini. Yang dalam janji Allah, setiap orang akan memikul beban dosa dan tanggungjawabnya sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menelusuri jejak perjuangan para aktivis yang ikhlas dalam perjuangan dakwah seolah kita memasuki sebuah spektrum amal yang sangat sulit ditemukan akhir-akhir ini. Ikhlas untuk berjuang ditengah tuntutan status simbol hidup keduniawian yang menempel dalam diri setiap kita. Kita dihadapkan kepada pilihan-pilihan yang tidak lagi rabbaniyah, akan tetapi bercampur dengan nafsu dan keinginan-keinginan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwah telah kehilangan fitrahnya sebagai rahmatan lil alamain ditangan para aktivis yang salah menafsirkan nilai-nilai Illahiah. Seolah-olah idealis namun penuh dengan nilai pragmatis. Seolah berjama’ah namun centang perenang hanya dipersatukan oleh amanah-amanah formal. Seolah mapan namun ringkih dan tidak beraturan tatanannya. Padahal tidak ada kata main-main didalam perjuangan ini. Apalagi setengah-setengah. Ia tegak bersama kemuliaan atau terpuruk bersama kehinaan yang kita ciptakan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apa yang Terjadi Saat Ini&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kita tidak mungkin melompati fase-fase serba tidak menentu seperti sekarang ini untuk bisa berubah menjadi organisasi yang stabil dan mapan. Walaupun tidak baik sebenarnya membuat organisasi yang besar terlalu mapan dan stabil. Karena masih diperlukan dinamisasi internal dan eksternal untuk membuat kita semua ’berfikir’ atas perubahan-perubahan yang terjadi disekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan sejarah yang kemudian membuat banyak orang berfikir ulang bagaimana seharusnya orientasi organisasi kemahasiswaan. Perkembangan yang demikian cepat, politik, ekonomi, pendidikan dan sosiokultural yang menghantarkan kita semua menuju gerbang ’Pergerakan Indonesia Kontemporer’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pondasi yang kita milikipun ternyata tidak cukup kokoh untuk menopang turbulensi sosiopolitik yang terjadi. Kegamangan menghampiri sebahagian aktivis mahasiswa yang memang sejak awal mereka tidak paham tentang organisasi kemahasiswaan. Tidak pernah terlibat didalam ranah pergerakan yang bersifat state dan kebangsaan. Keadaan ini menghasilkan sebuah resultan ide dan pergerakan yang tidak sebangun dengan tuntutan masyarakat kampus dan masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealitas tekstual yang dipahami dan diajarkan jauh sekali dengan realitas kontekstual yang dihadapi oleh banyak orang akhir-akhir ini. Sehingga tidak mampu melahirkan solusi-solusi alternatif yang lebih jernih dan progresif atas masalah-masalah yang dihadapi. Akhirnya kita berlama-lama pada situasi ini yang yang kemudian melahirkan ide dan gagasan yang jauh dari manhaj.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Khatimah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah segala bentuk kejadian yang telah Allah berikan. Hitam dan putih kehidupan ini hanya milik Allah semata. Ada kepedihan dan kegetiran. Demikian adanya hanya sedikit ‘kesenangan’ bagi orang-orang yang memaknai perjalanan hidup ini dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya harus kembali ‘belajar’ untuk ikhlas dan bersabar. Belajar kembali untuk memaknai ‘tadhiyah’ dan ‘itsar’ yang hanya diperoleh dalam kamus literian. Sejatinya tak ditemukan dalam kenyataan saat ini. Ketika saya benar-benar menemukan arti dan hakikat hidup dalam kejama’ahan yang nisbi. Nihil oleh nilai-nilai rabbaniyah. Ketika hanya Allah satu-satunya tempat meminta dan memohon pertolongan. Memohon ampun atassegala kemaksiatan yang telah dilakukan. Ketika Allah menjadi Dzat yang Maha Menggenggam kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebuah potongan sejarah telah terlalui. Besok barangkali akan dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah langit yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-8696240266223604006?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/8696240266223604006/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=8696240266223604006' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8696240266223604006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8696240266223604006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/03/catatan-sejarah-yang-terkoyak.html' title='Catatan Sejarah Yang Terkoyak'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-6100371179435514597</id><published>2007-03-27T11:53:00.000+07:00</published><updated>2007-03-27T11:56:22.878+07:00</updated><title type='text'>tuma'ninah</title><content type='html'>&lt;em&gt;tombo ati iku lima ing perkoro/&lt;br /&gt;kaping siji maca qur’an sak maknane/&lt;br /&gt;kaping pindone shalat sunah lakonono/&lt;br /&gt;kaping telune wong kang shaleh kumpulono/&lt;br /&gt;kaping papat weteng ira kudu luwe/&lt;br /&gt;kaping limo dzikir wengi ingkang suwe/&lt;br /&gt;salah sawjine sopo wong kang ngelakoni/&lt;br /&gt;lnsya allahu ta’ala ngijabahi/&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;merengkuh sisa tuma’ninah subuh tadi pagi&lt;br /&gt;yang belum sempurna diselesaikan&lt;br /&gt;belum ditutup dengan dzikir ma’tsurat&lt;br /&gt;akan tetapi kaki harus segera beranjak&lt;br /&gt;horison merah jingga begitu cepat terbit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alhamdulillah atas kehandak yang selalu hadir&lt;br /&gt;untuk lebih dekat dan mengenal berkas &lt;em&gt;rabbaniyah&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;ia berubah dan berkehendak mengubah hidup&lt;br /&gt;bertemu di oase pengharapan&lt;br /&gt;walupun ia berujung pada langkah terakhir kelak&lt;br /&gt;sebab &lt;em&gt;urip sejatine mung ngelakoni&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-6100371179435514597?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/6100371179435514597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=6100371179435514597' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/6100371179435514597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/6100371179435514597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/03/tumaninah.html' title='tuma&apos;ninah'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-458196501066241905</id><published>2007-03-20T14:06:00.000+07:00</published><updated>2007-03-29T00:19:00.600+07:00</updated><title type='text'>Berfikir Ulang Tarbiyah(ku)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Lantunan qira’at dari mimbar mesjid memecah keheningan malam. Mengisi dan memenuhi ruang bathin yang telah lama alpa dari khusyu dan tawadhu. Mengingat kembali hakikat dan makna kehidupan yang singkat ini. Bahkan benar-benar singkat. Kalaupun tak mampu menerawang hingga jauh ke akhirat paling tidak malam ini kita bisa tafakkur dan tadzakkur sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menelisik lebih jauh lagi jenak peristiwa yang pernah kita torehkan. Kebermaknaan kita ditengah-tengah keluarga yang paling kita cintai. Keberartian kita ditengah-tengah ummat dan jama’ah ini. Tentunya bukan sekedar kisah epik yang di buat-buat. Melainkan sejumput amal kebaikan yang memang dilakukan dengan ikhlas dan cerdas. Bukan untuk membanggakan diri dan ujub pula, hanya mengukur diri apakah layak kita disebut seorang dai. Apakah kehadiran kita selama ini diatas kesadaran yang tulus ataukah hanya ditenggelamkan oleh euphoria sesaat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada akhirnya kita pun berhenti pada satu titik kegelisahan tertentu. Tak perlu mendebat apakah kita berhenti pada titik kegelisahan yang sama atau tidak. Setiap kita akan berkecendrungan untuk berhenti pada titik kegelisahan yang berbeda-beda. Dan (saya) mencoba untuk mengukur titik kegelisahan diri sendiri. Untuk mecoba merivew makna literaterian kata yang pernah kita hapalkan dan jabarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mendengar kata-kata ’ummat’ masih adakah cinta yang selalu mengharu biru perasaanmu. Ketika mendengar kata-kata ’dakwah’ masih adakah ghiroh dan semangat juang yang memenuhi hati dan jiwamu. Ketika mendengar kata-kata ’qiyaumullail’ masih adakah kerinduan yang terperi dari hatimu. Ketika mendengar kata-kata ’ukhuwwah’ masih adakah itsar yang menyertai hari-harimu. Ketika mendengar kata-kata ’palestina’ masihkan terselip doa’ untuk adik kecilmu disana dalam munajatmu. Ketika mendengar kata-kata ’amanah’ masih adakah ruhul istijabah yang memuncah dari dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali iya dan barangkali juga tidak. Barangkali pasti atau barangkali ragu-ragu. Barangkali menjawab yakin dan barangkali juga menjawab dengan ketakutan tidak berkesusaian. Dan barangkali sebahagian kita adalah segolongan sedikit yang tidak kesemuanya jawaban diatas. Yaitu segolongan yang justru mempertanyakan kembali atas semua hal diatas. Maafkan kami ya Rabb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sebatas belajar untuk mengumpulkan keyakinan yang berserakan. Untuk kemudian dirangkai menjadi keimanan yang kokoh dan paripurna. Belum menjadi hujjah yang hakiki ketika hendak menghadapMu kelak. Siapa tahu Tuhan tidak begitu cinta lagi dengan orang-orang yang mengaku dirinya paling mencintai. Tuhan tak begitu dekat lagi dengan orang-orang yang mengaku paling dekat dan mengaku paling banyak berbuat berjuangn untuk ummat. Siapa tahu Tuhan tak lagi menolehkan pandangan kepada orang-orang yang mengaku dirinya paling soleh diantara sekian banyak orang yang mengaku dirinya hanif. Maafkan kami ya Rabb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lantunan qira’at dari mimbar mesjid memecah pagi buta. Mengisi dan memenuhi ruang bathin yang telah lama alpa dari khusyu dan tawadhu. Mengingat kembali hakikat dan makna kehidupan yang singkat ini. Bahkan benar-benar singkat. Kalaupun tak mampu menerawang hingga jauh ke akhirat paling tidak sepagi ini kita bisa tafakkur dan tadzakkur sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jadikanlah kami orang-orang yang berhenti pada titik kegelisahan yang sama dengan orang-orang pilihanMu. Orang-orang yang senantiasa berhenti pada titik kegelisahan yang sama dengan Al Banna dan Sayyid Quthb sehingga mereka harus syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah kami kekuatan ikhtiar sehingga bisa berbuat seperti apa yang kami katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulilah.Bandung.Al Kautsar.17.03.07. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-458196501066241905?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/458196501066241905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=458196501066241905' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/458196501066241905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/458196501066241905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/03/berfikir-ulang-tarbiyahku.html' title='Berfikir Ulang Tarbiyah(ku)'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-718397488758527615</id><published>2007-03-06T21:26:00.000+07:00</published><updated>2007-03-06T21:56:47.519+07:00</updated><title type='text'>Bunda</title><content type='html'>beberapa dimensi membatasi kita&lt;br /&gt;tapi nyanyian ritmismu masih kudengar&lt;br /&gt;menyambut angin musim gugur&lt;br /&gt;simphony warna daun mengingatkanku &lt;br /&gt;akan hangatnya kasihmu&lt;br /&gt;kata2mu yg sederhana dan lugas&lt;br /&gt;mengajariku alif, ba', ta' kehidupan&lt;br /&gt;langkah setapak dari kakimu yang mulai keriput&lt;br /&gt;lebih gemuruh dari avalanche&lt;br /&gt;menerjang kerasnya hidup&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Sekar pangkur kang winarna&lt;br /&gt;lelabuhan kang kanggo wong ngaurip&lt;br /&gt;olo lan becik puniku&lt;br /&gt;prayoga kawruhana&lt;br /&gt;adat waton &lt;br /&gt;puniku dipun kadulu&lt;br /&gt;miwah ingkang tata krama&lt;br /&gt;den kaesthi si Yang Ratri"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nyanyianmu Bunda&lt;br /&gt;kudengar lagi&lt;br /&gt;dalam bahasa Jawamu yg kental&lt;br /&gt;kebenaran memang sederhana Bunda&lt;br /&gt;tapi manusia sengaja membungkusnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Kapati amarsudi&lt;br /&gt;Sudaning hawa lan nafsu&lt;br /&gt;pinesu tapa brata&lt;br /&gt;amemangun&lt;br /&gt;karyenak tyas ing sasama"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bunda&lt;br /&gt;aku sudah mencoba&lt;br /&gt;puasa jiwa&lt;br /&gt;walau tak sehebat dirimu&lt;br /&gt;ajari aku lagi Bunda&lt;br /&gt;mencintai mereka seperti mencintai nafasku&lt;br /&gt;adzan bersama alam&lt;br /&gt;tahajud bersama kehidupan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Wa maa li ahadin 'indahu &lt;br /&gt;min ni'matin tujzaa&lt;br /&gt;illabtighaa'a wajhi rabbihil a'la&lt;br /&gt;walasaufa yardho"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;qiraatmu membelai sunyi&lt;br /&gt;sepi bertarung meraih utopia&lt;br /&gt;bertemu wajah-Nya&lt;br /&gt;doakan aku Bunda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[http://amienstein.tripod.com/id138.html]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-718397488758527615?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/718397488758527615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=718397488758527615' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/718397488758527615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/718397488758527615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/03/bunda.html' title='Bunda'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-8584529196418106398</id><published>2007-03-05T17:56:00.000+07:00</published><updated>2007-03-05T18:19:06.721+07:00</updated><title type='text'>Senjakala, Cintaku</title><content type='html'>menjejakkan kaki pada barisan trotoar berdebu dan kumuh&lt;br /&gt;yang tak pernah sepi oleh nafas mereka yang mengungkapkan aroma keputusasaan&lt;br /&gt;kudapati ironi sepanjang khatulistiwa negeriku yang terukir pada dinding sejarah masa lalu&lt;br /&gt;dan dusuguhkan kembali dengan irama yang lebih indah karena telah semakin cantik&lt;br /&gt;dipersolek oleh wewangian kembang setaman yang di petik dari rumah orang-orang&lt;br /&gt;yang tergusur dari tanah leluhurnya bahkan makam nenek merka sekarang&lt;br /&gt;entah dimana sebab digantikan oleh bangunan mall dan perkantoran untuk expatriat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjejakkan kaki pada barisan trotoar berdebu dan kumuh&lt;br /&gt;mencari adik-adikku yang tak pernah lagi menginjakkan kaki di pelataran sekolah&lt;br /&gt;apalagi menikmati teh hangat dan sebungkus nasi yang nikmat seperti orang-orang&lt;br /&gt;kemana barisan dhuafa yang meringkih di sudut jalanan dan pojok kota ini&lt;br /&gt;apakah mereka kembali terusir oleh keculasan orang-orang seperti kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjejakkan kaki pada barisan trotoar berdebu dan kumuh&lt;br /&gt;kudapati seorang gadis kecil terduduk di trotoar yang kemarin basah oleh air hujan&lt;br /&gt;di pertigaan yang sama ketika aku pernah hadir untuk pertama kalinya di kota ini&lt;br /&gt;tempat yang sama ketika dulu juga kita pernah hadir bersama-sama mengusung cita-cita mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjejakkan kaki pada barisan trotoar berdebu dan kumuh&lt;br /&gt;jalanan sepanjang kota ini adalah saksi sebuah perubahan&lt;br /&gt;keramaian pagi oleh anak-anak kuliahan menenteng tas dipundaknya&lt;br /&gt;dan malam hari oleh barisan lelaki dan perempuan yang hampir tak berbusana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjejakkan kaki pada barisan trotoar berdebu dan kumuh&lt;br /&gt;apapun adanya mereka yang telah mengilhamkanku pertanyaan&lt;br /&gt;yang tak pernah kudapai jwabannya pada kertas-kertas kuliah&lt;br /&gt;dan catatan-catatan sepanjang semester berlalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjejakkan kaki pada barisan trotoar berdebu dan kumuh&lt;br /&gt;dan sore ini untuk pertama kalinya ketika semua tak kufikirkan&lt;br /&gt;selain menikmati senjakala menghantarkan matahari tenggelam&lt;br /&gt;untuk merengkuh kaki langit yang mulai gelap&lt;br /&gt;senjakala cintaku untuk negeri yang pernah melahirkanku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-8584529196418106398?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/8584529196418106398/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=8584529196418106398' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8584529196418106398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/8584529196418106398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/03/senjakala-cintaku.html' title='Senjakala, Cintaku'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-6281182944934927922</id><published>2007-03-05T17:27:00.000+07:00</published><updated>2007-03-05T17:53:57.186+07:00</updated><title type='text'>Memoar</title><content type='html'>untaian kata yang penuh makna keteguhan&lt;br /&gt;ketika engkau bacakan menjelang fajar&lt;br /&gt;tak ada salam yang menggenapkan surat itu&lt;br /&gt;selain jejak keikhlasan yang kian memudar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;barangkali zaman menghendaki demikian&lt;br /&gt;atau sebenarnya kita yang kurang bersabar&lt;br /&gt;kurang memaknai jenak-jenak sejarah&lt;br /&gt;yang justru pernah diukir dengan pengorbanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarkan setiap kata menjelma menjadi prasasti&lt;br /&gt;yang akan mengenangmu pada masa-masa esok&lt;br /&gt;masa ketika engkau harus berjalan sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarkan setiap detik hidupmu menjadi berarti&lt;br /&gt;yang akan menempatkanmu pada barisan terbaik&lt;br /&gt;orang-orang yang pernah menyumbangkan&lt;br /&gt;batu bata peradaban ummat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meskipun engkau tak mendapai sesiapa lagi&lt;br /&gt;selain ruang-ruang kosong yang penuh sesak&lt;br /&gt;oleh cerita zaman yang tak lagi harmoni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;::hidup ini terlalu singkat untuk berleha-leha&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;   semoga aku senantiasa mendapatimu tetap bekerja&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;   untuk bangunan yang pernah kita cita-cita kan::&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-6281182944934927922?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/6281182944934927922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=6281182944934927922' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/6281182944934927922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/6281182944934927922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/03/memoar.html' title='Memoar'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-3615578699406524645</id><published>2007-02-22T09:26:00.000+07:00</published><updated>2007-02-22T09:30:08.951+07:00</updated><title type='text'>Senerai Perjuangan Untuk Ikhwafitthariq</title><content type='html'>&lt;em&gt;Merendahlah, engkau kan seperti bintang-gemintang&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Berkilau di pandang orang&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Di atas riak air dan sang bintang nun jauh tinggi&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Janganlah seperti asap&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Yang mengangkat diri tinggi di langit&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Padahal dirinya rendah-hina&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kebangkitan dakwah Islam sangat dipengaruhi oleh karakter dan kapasitas dai-dai yang ada pada saat itu. Sebuah sunatullah yang telah terjabarkan didalam sirah. Yang menjadi karakter tetap sepanjang perjuangan untuk menegakkan dakwah kapanpun dan dimanapun, bahwa kita selalu menjadi prajurit-prajurit Allah. Yang siap untuk berkorban dan menyerahkan kehidupan ini hanya untuk Allah. Namun, terkadang panjangnya jalan dakwah ini menyebabkan kita lupa arah yang harus dilalui. Atau lamanya kita menempuh jalan ini, walaupun masih sangat jauh, menyebabkan kita terlena dan melupakan cara terbaik untuk menggapai kemenangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Meluruskan Niat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu meluruskan kembali niat perjuangan di jalan ini. Kehadiran kita untuk menebarkan kebaikan dan mengajak orang lain agar memiliki aqidah yang lurus. Kita mengajak dan memimpin orang lain tidak untuk hizb apapun selain hizbullah. Allah telah menjadikannya sedemikian rupa, sehingga kemenangan dakwah haruslah dijemput dengan cara yang terbaik. Cara yang menyebabkan Allah ridha dan orang-orang disekitar kita menjadi tentram. Sehingga mereka merasa teduh dan percaya akan kehadiran seorang da’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dengan cara yang menyebabkan orang lain semakin menjauh dan antipati akan kehadiran orang-orang yang mengusung dakwah ini. Apalagi klaim pemihakan Allah kepada diri sendiri dan hanya kepada kelompok sepaham akan menjadikan benih kebaikan itu terasa berat tertanam dalam komunitas sosial yang berbeda secara latar belakang. Padahal medan yang kita hadapi menghendaki kelapangan pemikiran dan sikap yang terbuka. Tanpa disadari kita pun boleh jadi telah mengubur tujuan hakiki dari tugas mengajak dan menyeru itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertolongan Allah Dekat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang kita menyerahkan loyalitas kepada Allah dan Rasuln-Nya, karakter yang harus senantiasa kita tanamkan dan terhujam dalam jiwa ini adalah keyakinan terhadap pertolongan Allah. Jalan yang harus kita tempuh adalah mengambil orang-orang mukmin sebagai pemimpin dan berjama’ah dalam satu barisan yang kokoh. Ini adalah modal awal yang menjadi prasyarat dekatnya kemenangan. Banyaknya fenomena ketidaktsiqohan dan kekecewaan terhadap pemimpin yang menyebabkan berpaling dari jama’ah merupakan penyebab jauhnya pertolongan Allah bagi tegaknya dakwah. Padahal Allah telah memperingatkan didalam Al Qur’an :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecualai karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya.”&lt;br /&gt;(Ali Imran : 28)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Kokohnya keyakinan kita terhadap pertolongan Allah akan terlihat di medan amal yang sesungguhnya. Kita tidak akan diliputi kecemasan yang mendalam akan hasil amal yang telah dilakukan. Strategi yang kita ciptakan untuk kemenangan ini juga bukan strategi yang hanya dijiwai oleh nafsu dan tergesa-gesa. Akan tetapi pemaduan antara perjuangan dakwah yang memiliki jangka panjang dan keyakinan akan dekatnya pertolongan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bersikap Lemah Lembut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada Nya.” (Ali Imran :159)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang menyebabkan orang-orang disekitar Rasulullah merasa tentram ketika berdialog, selain lantaran perilaku beliau yang lemah lembut kepada siapapun. Pertama kali orang akan menilai perilaku dan sikap kita tatkala bertemu, yang akan memunculkan keterikatan hati dan kesan. Berdialog dan berargumentasi dengan orang lain sewajarnya diikuti oleh ketulusan bukan kecurigaan. Sehingga melahirkan semangat mengajak kepada kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakuan kita terhadap sesama mukmin tidaklah didasarkan kepada kesamaan latar belakang semata. Perbedaan dalam hal muamalah misalnya, atau ketika kita dalam satu tahapan berkompetisi tidak lantas menyebabkan adanya garis demarkasi yang tegas. Sekalipin dalam perdebatan yang menimbulkan emosi atau perilaku orang lain yang menyebabkan kemarahan, selayaknya kita memelihara akhlak lemah lembut. Hal ini telah menjadi pembuktian dakwah Rasulullah sehingga mampu membangun masyarakat yang Islami. Akan tetapi jika hal yang diperdebatkan sudah memasuki wilayah Aqidah dan Izzah ini telah dihinakan, maka wajib bagi kita untuk bersikap tegas dan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berlaku Adil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Allah juga memperingatkan kepada kita untuk senantiasa berlaku adil kepada semua golongan dan semua orang. Jangan karena kita bisa menguasai sebuah sistem yang memiliki kewenangan tertentu, menyebabkan kita bertindak zalim kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“... Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa ...” (Al-Maidah :8)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sekuat upaya kita lakukan agar tidak ada orang lain yang terluka lantaran rekayasa proses yang dilakukan. Siapa tahu mereka orang-orang yang berpartisipasi dalam proses bersama yang dijalani ini, adalah benar-benar dititipkan oleh Allah akan menjadi pemimpin masa depan kelak. Bukan justru diasingkan dan seolah-olah menjadi kompetitor yang harus dilawan. Sepanjang tidak terkait dengan hal-hal yang salah dalam prinsip syari’at, mereka adalah saudara-saudara kita yang harus terus diajak dan dijadikan sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Allah Akan Menilai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan dan ikhtiar yang sedang kita jalani sekarang tidaklah lepas dari skenario yang telah Allah tetapkan. Kemenangan yang kita usahakan dengan kerja keras bukanlah menjadi alasan untuk bersikap tidak jujur kepada orang lain. Allah tidak menilai lamanya kita berjuang dalam dakwah ini. Allah juga tidak menilai kerasnya usaha yang kita jalani. Allah juga tidak sekedar menilai kepemimpinan yang pernah kita raih. Allah hanya akan menilai keikhlasan dalam melalui semua proses panjang ini sehingga mampu mnghantarkan kita mencapi cinta Allah yang hakiki. Karena sebaik-baik tempat perhitungan adalah di Akhirat kelak. Ya Allah... pertemukan kami kelak di jannah Mu. Wallahu’alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-3615578699406524645?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/3615578699406524645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=3615578699406524645' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/3615578699406524645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/3615578699406524645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/02/senerai-perjuangan-untuk-ikhwafitthariq.html' title='Senerai Perjuangan Untuk Ikhwafitthariq'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-4417488862038021366</id><published>2007-02-20T19:02:00.000+07:00</published><updated>2007-02-22T09:22:12.830+07:00</updated><title type='text'>Sabili</title><content type='html'>&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;pada ahirnya&lt;br /&gt;setiap episode dari fragmen khidupan ini&lt;br /&gt;melahirkan jiwa-jiwa yang berkehenak&lt;br /&gt;untuk selalu menjemput rahmat Illahi&lt;br /&gt;sekecil dan sesederhana apapun itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jikapun amal ini belum sempurna&lt;br /&gt;biarlah ia menjadi sketsa perjuangan&lt;br /&gt;yang senantiasa menghadirkan azzam&lt;br /&gt;dalam hati-hati kita yang pernah berjuang bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah Allah yang menilai amal kita selama ini&lt;br /&gt;biarlah Allah juga yang akan mempertemukan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ketika kuhadapkan kembali wajah ini keharibaan Illahi. Ketika lama berselang tak pernah kusandarkan jiwa ini kepada keyakinan yang agung. Mungkin ini yang menyebabkan mengapa begitu banyak kelalaian yang hadir bersamaan munajat yang selalu kusempatkan dipenghujung shalat Subuh. Kudekap lentera dhuha yang pernah mengajarkanku tentang kaafiat al ma'tsurat dan pahala bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali jika Tuhan berkehandak menjemputku saat ini maka aku tak memiliki alasan apapun untuk meyakinkan bahwa aku berhak atas surga bersama saudaraku yang lain. Bersama orang-orang yang pernah bersama berjuang. Bersama orang-orang yang pernah kusebut namanya dalam do'a-do'a malam hingga meneteskan air mata. Ketika harus kubayangkan letihnya mereka berjuang atas nama kebenaran. Tetapi begitu payahnya keikhlasa itu hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah Allah memberikan jeda sebentar bagiku untuk merehatkan niat yang tak lagi lurus. Sisi kehidupan yang tak lagi rabbaniyah. Selain lalai dan tak lagi ihtimam dengan kehendak Nya barangkali do'aku lebih kental nafsu daripada kemaslahatan dien ini. Sebab bayangan apa yang hadir setiap salam terakhir ba'da Subuh maka akan hadir kembali ba'da isya. Dunia. Demikian seterusnya hingga kerisauan ini hadir dan bertanya. Sudah benarkah keimananku ini?. Sudah benarkan jalan kehidupanku ini?. Sudah ridha kah Allah atas apa yang tela kutunaikan selama ini?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Illahi, aku berlindung dari kesia-siaan amal&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-4417488862038021366?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/4417488862038021366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=4417488862038021366' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/4417488862038021366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/4417488862038021366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/02/serenai-perjuangan.html' title='Sabili'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116885440460339830</id><published>2007-01-15T16:45:00.000+07:00</published><updated>2007-02-22T09:32:43.029+07:00</updated><title type='text'>Sesobek Catatan Harian : Muhasabah 1427</title><content type='html'>Asalkan engkau tsabat dan senantiasa ihtimam. Asalkan engkau bersabar dan selalu ikhlas. Sebesar dan sekecil apapun itu. Pasti akan ada hikmah dibalik setiap kejadian. Akan tetapi mampukah kita untuk selalu berjalan dalam keteguhan yang kokoh. Berjalan diatas kesabaran yang ikhlas selalu. Bukankah hidup ini banyak mengajarkan kepada kita bahwa asas literaterian tak pernah sebangun dengan prinsip nyata kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukan jawabannya di titik pertemuan antara profannya kemanusiaan kita dan fakirnya penghambaan kita. Ternyata untuk memfutuhkan fikiran kita perlu waktu. Perlu kesalahan yang acapkali berulang-ulang. Perlu pembelajaran yang tidak hanya teratur tetapi juga harus berpijak dasar yang kokoh. Keterkaitan yang kita temukan sehari-hari dengan atau tanpa kesadaran penuh. Bahkan kebosanan yang sering memuakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa mengerti benar jalan terbaik bertemu dengan Illahi tak diperlukan narasi yang panjang. Tak cukup dengan hadirnya engkau diruang majelis tarbiyah saja. Yang lebih sering bicara masalah dunia. Daripada menghujamkan keimanan dan keistiqomahan dalam sanubari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa mengerti benar jalan terbaik bertemu dengen Illahi tak diperlukan lafal panjang yang rumit. Cukuplah lafal 'hamdalah' yang engkau fasihkan pemahamannya dan ucapan 'basmalah' yang engkau yakini hakikatnya. Sebab ada banyak hakikat Uluhiyah yang masih tertutup tabir ketidakbersyukuran kita atas nikmatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu engkau berbisik menggerutu di shaf terakhir ba'da shalat magrib. Tatkala banyaknya hal yang ingin engkau bicarakan dengan Tuhanmu. Tetapi imam begitu cepat tasyahud akhir dan salam. Karena begitulah kadar kesyukuran manusia yang selalu mencukupkan 'terimakasih' dan melihat lebih 'kecukupan'.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116885440460339830?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116885440460339830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116885440460339830' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116885440460339830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116885440460339830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2007/01/sesobek-catatan-harian-muhasabah-1427.html' title='Sesobek Catatan Harian : Muhasabah 1427'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116701303535399046</id><published>2006-12-25T09:11:00.000+07:00</published><updated>2006-12-25T09:17:15.666+07:00</updated><title type='text'>Mozaik Putih Hitam Untuk Ikhwah Tercinta</title><content type='html'>&lt;em&gt;Barangkali doa kita tak sebangun lagi dengan amal&lt;br /&gt;Hanya menjadi pigura di sela jemari yang menengadah&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ruang majelis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita menjelaskan banyak hal kepada orang lain maka paling tidak ada dua hal yang akan terjadi. Orang lain menganggap bahwa kita mengetahui banyak hal sehingga ia percaya. Dan yang kedua orang lain menganggap bahwa pengetahuan kita hanya sebatas itu dan ia akan pergi berlalu. Akan tetapi boleh jadi tidak kedua-duanya. Keadaan ketiga terjadi ketika kita yang menyampaikan dan orang yang mendengarkan sama-sama tidak tahu apa yang disampaikan dan diperdengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian ruang-ruang majelis belakangan ini acapkali kita temukan. Tidak bisa menjawab pertanyaan lugas yang memang ditemukan keseharian. Belum mampu menjelaskan banyak hal dari sedikit yang kita ketahui. Seolah baru menjadi wasilah metafora yang mengetengahkan kisah romantisme peradaban. Kisah kepahlawanan yang diisi oleh itsar agung yang tak akan ditemukan lagi di abad ini. Baru menjadi wacana tekstual tentang tatanan peradaban mulia ditengah kemanusiaan yang profan. Belum menjadi gerak harmoni antara kata dan perbuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mozaik tak beraturan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Padahal kita tahu bahwa kepahlawanan manusia hari ini bukanlah seperti pengorbanan Khalid Bin Walid seperti dulu. Orang-orang di zaman ini kebanyakan hanya menunjukkan sisi pengorbanan setelah sisi kepuasan lain terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang kita temui saat ini bukanlah orang-orang bijaksana dan bersahaja seperti Abu Bakar beberapa abad yang lalu. Tidak sedikit kita temukan mereka yang menisbatkan diri sebagai pemimpin ummat hidup dalam kelebihan yang sangat. Berkebalikan dengan keadaan ummat yang saat ini meregang kehidupan lantaran tidak bisa lagi menghidangkan sarapan pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keikhlasan dan ketulusan mereka tidak seperti Ali Bin Abi Thalib yang merelakan diri dan kehidupannya untuk dakwah. Kita saat ini hanya menemukan orang-orang yang menuntut banyak setelah memberi sedikit. Bercerita banyak setelah berbuat tidak seberapa. Bahkan mengiklankan amal solehnya demi popularitas dan kepentingan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kisah romantisme kehidupan belakangan ini tidaklah seperti kisah &lt;em&gt;The True Love Story&lt;/em&gt; Muhammad dengan Khadijah. Parade cinta kasih paling mulia yang melibatkan orang paling mulia dan wanita paling mulia. Kita sekarang hanya mendapati sepotong saja pembenaran-pemebenaran hukum Allah yang telah berpadu dengan syahwat dan maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kita berhadapan dengan sudut kehidupan yang berbeda. Dalam bahasa yang sarkastik kita ternyata hanya sekedar menonton parade kemunafikan. Dalam bentuk yang lebih baik dan nama yang bagus. Dengan segala bentuk kebaikan yang dilebih-lebihkan dan kekurangan yang dicukupkan. Ini membuat banyak orang harus mengelus dada dan mengucapkan istighfar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Percakapan diperbatasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Percakapan diperbatasan antara idealisme dan realita. Menyisakan banyak pertanyaan yang kemudian menimbulkan keraguan. Kita mulai ragu apakah hidup di bawah bayang kegemilangan sejarah masa lalu adalah diperbolehkan. Ataukah ia hanya menjadi prosa kemanusiaan diantara orang-orang terpilih. Lalu kita tidak memaknainya menjadi spirit perubahan selain kebanggaan yang absurd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan diperbatasan antara idealisme dan realita. Menyisakan banyak pertanyaan yang kemudian menimbulkan kegelisahan. Kita mulai ragu dengan batas kepercayaan dengan keterpaksaan. Engkau boleh percaya kepada adanya takdir Illahiyah. Namun ragu apakah engkau menjalani atas dasar kepercayaan itu ataukah dengan keterpaksaan. Boleh jadi kita percaya pada titik kemenangan yang mulia dan suci. Tapi apakah kita mampu menjalaninya tanpa adanya keterpakasaan darimanapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah seharusnya kita memaknai banyak hal dari sejarah masa lalu. Pemikiran-pemikiran 14 abad yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Antologi prosa kehidupan orang-orang yang terpilih&lt;br /&gt;Agar ada kesamaan aliran nadi semangat berkorban&lt;br /&gt;Sehingga detak jantung ini adalah detak harapan juga&lt;br /&gt;Seperti seribu empat ratus tahun yang lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah masa telah mengawali dengan dialog sederhana&lt;br /&gt;Dialog ditepi idealita dan realita yang melelahkan&lt;br /&gt;Tapi sungguh mereka tidak hidup di kedua zaman itu&lt;br /&gt;Mereka meniti jalan penjang menuju Illahi di Arasy’&lt;br /&gt;Menyandarka setiap ruh dan kehidupan di tepi kuasaNya&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kemana mereka sekarang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang tengah mencari kecukupan diri sedang berlalu hingga ke muara penantiannya. Tanpa kesudahan yang jelas para pencari taqwa itu telah meninggalkan kebun-kebun makrifatnya. Jangan bertanya siapa yang akan menanam dan siapa yang menuai. Musim tidak lagi kini pernah jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lorong-lorong musholla yang tiris tanpa huruf hijaiyah. Meski banyak berlalu sebenarnya mereka tidak pernah serius memikirkan perubahan itu. Sementara kami memaknai ini sebagi titik nadir dari apa yang pernah kita pelajari. Kita bahas dalam ruang-ruang seminar yang meninggalkan setumpuk  bahasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Benar adanya bahwa kehidupan ini tersususn dari mozaik-mozaik peristiwa. Jenak-jenak kehidupan yang kemudian berpadu dalam rangkaian waktu yang kita sebut dengan sejarah. Namun kita telah memilih jalan untuk melaluinya. Berharap akan ada perubahan dengan sendirinya itu akan mustahil. Berikhtiar untuk merubahnya maka itu menjadi amal yang tidak terkira. Itupun jika kita mampu. Jika tidak melakukannya, itupun tidak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah senantiasa bersama kita&lt;br /&gt;Tarikh 1427 Hijriyah, Djulqa’dah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wiyono K&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116701303535399046?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116701303535399046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116701303535399046' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116701303535399046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116701303535399046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/12/mozaik-putih-hitam-untuk-ikhwah.html' title='Mozaik Putih Hitam Untuk Ikhwah Tercinta'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116373200457017920</id><published>2006-11-17T09:43:00.000+07:00</published><updated>2006-11-17T09:54:50.850+07:00</updated><title type='text'>Semoga</title><content type='html'>Kesabaran menjadi begitu berharga. Ketika kecemasan. Dalam gundah gulana. Keletihan dan kelelahan. Berharap cemas. Amanah yang tak pernah sempurna. Karya yang tidak pernah  bernilai.  Kekecewaan dan kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keikhlasan menjadi sangat bernilai. Ketika berharap dalam was-was. Kantuk yang belum terbayar. Kata tidak berbahasa kebaikan lagi. Salam yang hambar dan sepi. Dialog menjadi  perintah dan menuntut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;::Semoga tetap istiqomah. Untuk semua pejuang 'yang tersisa'. Bukankah kita telah bersepakat untuk memberikan yang terbaik ?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116373200457017920?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116373200457017920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116373200457017920' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116373200457017920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116373200457017920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/11/semoga.html' title='Semoga'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116373139112624736</id><published>2006-11-17T09:38:00.000+07:00</published><updated>2006-11-17T09:43:11.263+07:00</updated><title type='text'>Bukan akhir</title><content type='html'>Bukan akhir. Apalagi berakhir. Hanya jenak sejarah yang baru terselesaikan. Semoga akan menjadi wasilah tarbiyah yang mendewasakan. Bukankah setiap orang mengalami fase seperti ini?.&lt;br /&gt;Dan terimakasih untuk semua hal yang selama ini terabaikan. Terlupakan. Bahkan tidak ingat. Barangkali akan menjadi catatan kelak ketika di pertemukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116373139112624736?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116373139112624736/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116373139112624736' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116373139112624736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116373139112624736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/11/bukan-akhir.html' title='Bukan akhir'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116373105703395684</id><published>2006-11-17T09:35:00.000+07:00</published><updated>2006-11-17T09:37:38.956+07:00</updated><title type='text'>Kembali</title><content type='html'>Parade tsabat itu telah kembali. Keharibaan Rabb-Nya yang Mulia. Menemui muara kesejatian yang asal. Apapun bentuk yang telah ia selesaikan. Alhamdulillah.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116373105703395684?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116373105703395684/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116373105703395684' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116373105703395684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116373105703395684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/11/kembali.html' title='Kembali'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116338491274925550</id><published>2006-11-13T09:25:00.000+07:00</published><updated>2006-11-13T09:28:33.066+07:00</updated><title type='text'>Pada Setiap Titik Temu</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada setiap titik temu. Apapun setiap kehendak yang marhamah&lt;/p&gt;                  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt; lantuan do’a dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; Yasiin yang belum tuntas dibacakan&lt;br /&gt;Beberapa orang telah berlalu untuk pamit hendak keluar barisan&lt;br /&gt;Sejenak jama’ah ba’da magrib ini terselingi oleh tawa renyah&lt;br /&gt;Menepis kehandak yang memang penuh oleh kerumitan&lt;br /&gt;Kehendak yang acapkali hanya ada untuk penghormatan&lt;br /&gt;Demikianlah satire yang sedikit hambar oleh persaudaraan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;                  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pada setiap titik temu. Kemanusiaan hendak menuntut tadhiyah&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bahasa apa lagi yang hendak diselipkan disela jemari ini&lt;br /&gt;Yang memang sudah jarang saling berjabat tangan&lt;br /&gt;Apalagi membelai kasih saudara yang menangis disudut ruang&lt;br /&gt;Ruang zaman yang sering kita lupa untuk mengisinya&lt;br /&gt;Dengan serenade indah yang mampu mengenalkan kepada mereka&lt;br /&gt;Nikmatnya menangis ketika bermunajat dipertiga malam&lt;br /&gt;Kedamaian ketika tilawah dalam ruang-ruang kehidupan&lt;br /&gt;Yang bagi mereka acapali diisi dengan kecemasan&lt;/p&gt;          &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bukankah rahmat ini untuk alam dan semesta&lt;br /&gt;Bukankah hidayah ini untuk semua orang dan golongan&lt;br /&gt;Bukankah cintaNya untuk menebar disetiap titik&lt;br /&gt;Bahkan dalam ruang sempit yang berdebu sekalipun&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pada setiap titik temu. Kemanusiaan menjejakkan kebosanan&lt;/p&gt;              &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kemana gerangan orang-orang ini hendak pergi&lt;br /&gt;Mendaulat kepercayaan yang ringkih oleh keikhlasan&lt;br /&gt;Membenamkan kepatuhan yang nihil oleh kesabaran&lt;br /&gt;Apalagi hendak mengukir jenak-jenak sejarah yang mulia&lt;br /&gt;Dalam lipatan lembaran peradaban yang halaman pertamanya&lt;br /&gt;Begitu banyak tinta emas tertoreh. Begitu mulia dan indah&lt;/p&gt;          &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bukankah setiap orang berkehendak sama dan sezaman&lt;br /&gt;Bukankah semua orang berkesempatan dan berkeinginan&lt;br /&gt;Maka biarkan ia menjelma menjadi helai ranting daun sejarah&lt;br /&gt;Yang akan memberikan keyakinan penuh kepada mereka&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116338491274925550?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116338491274925550/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116338491274925550' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116338491274925550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116338491274925550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/11/pada-setiap-titik-temu.html' title='Pada Setiap Titik Temu'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116338458501345787</id><published>2006-11-13T09:18:00.000+07:00</published><updated>2006-11-13T09:23:10.996+07:00</updated><title type='text'>Janji Allah</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah tidak pernah berjanji&lt;br /&gt;Bahwa langit selamanya akan berwarna biru&lt;br /&gt;Bahwa bunga selamanya akan mekar ke arah tertentu&lt;br /&gt;Bahwa matahari akan selalu bersinar tanpa hujan&lt;br /&gt;Bahwa kesenangan akan datang tanpa kesedihan&lt;br /&gt;Bahwa kedamaian akan datang tanpa penderitaan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tetapi Allah berjanji&lt;br /&gt;Kekuatan yang datang setiap hari&lt;br /&gt;Istirahat bagi yang telah bekerja&lt;br /&gt;Cahaya bagi yang berjalan di jalan Nya&lt;br /&gt;Kebahagiaan akan tiba sesudah banyaknya cobaan&lt;br /&gt;Bantuan yang akan datang terus menerus&lt;br /&gt;Dia akan terus mengasihi tanpa henti&lt;br /&gt;Cinta Nya selalu kebal dan abadi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ya Allah iznkan aku untuk tersenyum kembali&lt;br /&gt;Tetapi jangan biarkan aku lupa bahwa aku pernah menangis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116338458501345787?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116338458501345787/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116338458501345787' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116338458501345787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116338458501345787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/11/janji-allah.html' title='Janji Allah'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116338364091511396</id><published>2006-11-13T08:56:00.000+07:00</published><updated>2006-11-13T09:07:21.096+07:00</updated><title type='text'>Sepenggal Dialog</title><content type='html'>di separuh akhir al ma’tsurat bibir ini keluh berhenti mengeja. tak kudapati hadirmu dalam setiap lafal huruf dan makhrajnya. mungkin engkau terlalu agung hadir diantara ucapan yang tidak memiliki ruh ini. tetapi inilah ajaran yang selama ini aku dapati. dalam ruang-ruang kelas kehidupan yang tidak lagi hafal menyebut namamu. bukankah setiap sudut peribadatan adalah puncak waktu yang seharusnya ada perjumpaan dengan wajahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lafal alif yang tidak lagi fasih mengawali dzikir pagi ini. lalu bagaimana mungkin aku bisa mendoaka agar hidupku diberikan kekuatan dan keistiqomahan di hari ini. sebab ikhtiarku baru sebatas melafalkan huruf agar sempurna bacannya. agar kata demi kata yang keluar dari bibir ini memiliki makna yang engkau pahami. agar untaian kalimat yang kulafalkan semakin menambah mahabbah dan khaufku kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berpuluh kali jika tidak ribuan kali aku menorehkan titik hitam dalam munajatku. bukan aku menghendaki engkau semakin jauh dariku. tapi raja’ yang tertanam dalam qalbuku bukanlah kerelaan penghambaan. bukanlah kesyukuran atas karunia nafas yang engkau berikan. tapi ia masih menjadi janin kesungguhan yang baru mulai tumbuh belum seberapa. lalu bagaimana mungkin engkau akan menimpakan kemarahan kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika engkau hanya mengasihi orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam ketaatan lalu bagaimana dengan orang-orang sepertiku mencari kasih sayang. yang senantiasa larut dalam kesalahan dan lupa bertaubat kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika hanya orang-orang bertakwa yang akan mendapatkan kemenangan kelak lalu bagaimana dengan orang-orang sepertiku. yang masih belajar mengenalmu dan mengeja asmamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika surga engkau ciptakan hanya untuk orang-orang yang suci dan bersih lalu bagaimana dengan orang-orang sepertiku. yang mencampurkan munajat do’a dengan kemaksiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika surga engkau ciptakan hanya untuk orang-orang yang bersabar lalu bagaimana dengan orang-orang sepertiku. yang senantiasa menuntut dan tidak pernah terpuaskan oleh nimatmu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116338364091511396?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116338364091511396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116338364091511396' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116338364091511396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116338364091511396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/11/sepenggal-dialog.html' title='Sepenggal Dialog'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116229985610207436</id><published>2006-10-31T19:49:00.000+07:00</published><updated>2006-10-31T20:04:16.313+07:00</updated><title type='text'>Alhamdulillah</title><content type='html'>Alhamdulillah&lt;br /&gt;Untuk setiap nikmat yang lupa kesyukurannya. Untuk setiap waktu dan peristiwa yang menyimpan banyak hikmah. Setiap fase yang mendewasakan dan memberikan banyak pelajaran. Untuk kesempatan dalam berbuat yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;br /&gt;Atas pemahaman setiap jenak-jenak sejarah yang berlalu disekitar kehidupan ini. Walaupun banyak yang belum terjalani, tetapi ia telah memberikan pencerahan yang berarti. Atas kehendak untuk bersungguh-sungguh dalam setiap ikhtiar. Walaupun belum sempurna, tetapi ia telah menjelaskan banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;br /&gt;Nikmat persaudaraan dan ukhuwwah. Ketentraman dan kedamaian ketika harus berjalan bersama banyak orang. Kebersahajaan dalam memperjuangkan kebaikan yang seluruhnya bermuara kepadaMu. Semoga menjadi jalan menuju surga yang telah Engkau janjikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116229985610207436?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116229985610207436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116229985610207436' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116229985610207436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116229985610207436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/10/alhamdulillah.html' title='Alhamdulillah'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116229872174005119</id><published>2006-10-31T19:37:00.000+07:00</published><updated>2006-10-31T19:45:21.980+07:00</updated><title type='text'>Allahumma Ya Allah</title><content type='html'>Ketika berkas jingga berpendar&lt;br /&gt;dari sisa wudhu shalat Ashar. Untuk yang terakhir kalinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana gerangan jiwa ini akan terpaut&lt;br /&gt;melepaskan kemanusiaan yang ringkih&lt;br /&gt;sepi oleh bilangan rakaat shalat dan juz tilawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak sekedar ingin menggapai keampunanMu&lt;br /&gt;tapi merasakan cintaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak sekedar ingin menyelesaikan tarikh ini&lt;br /&gt;tapi hendak mengisi jejak-jejak kehidupan ini&lt;br /&gt;dengan kehendak dan tuntunanMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berkas jingga berpendar&lt;br /&gt;dari sisa wudhu shalat Ashar. Untuk yang terakhir kalinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bertemu ramadhan berikutnya::&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116229872174005119?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116229872174005119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116229872174005119' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116229872174005119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116229872174005119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/10/allahumma-ya-allah.html' title='Allahumma Ya Allah'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-116152958036292416</id><published>2006-10-22T22:05:00.000+07:00</published><updated>2006-10-22T22:06:20.866+07:00</updated><title type='text'>Kelembutan Illahi</title><content type='html'>Kelembutan Illahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertutur dalam bingkai ketaatan dan kesabaran. Sehingga membentuk warna kehidupan. Hasil yang sama tidak akan pernah kita peroleh sekalipun ia berasal dari kandungan bunda yang sama. Bukankah warna warni kehidupan ini telah memberikan makna yang sangat dalam bagi orang yang selalu berfikir. Hitam warna selimut malam yang menggantikan terang cahaya matahari di siang hari adalah bentuk lain dari kehidupan itu sendiri. Kemudahan ataupun kepayahan yang didapati oleh manusia adalah bentuk lain dari warna yang di hadirkan oleh Allah untuk manusia. Kelapangan dan kegundahan merupakan paduan indah dalam mengarungi hidup ini. Disana begitu banyak tarbiyah Allah yang akan mendewasakan kita. Kesemuanya adalah spektrum kejiwaan yang berpendar dari qalbu setiap kita. Setiap manusia yang telah di ilhamkan oleh Allah kebajikan ataupun keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setiap etape yang kita lalui tidak akan memberikan arti apapun sepanjang tidak ada bersemayam keikhlasan disana. Sisi lain itu yang dituntut dari kita sehingga mampu mencerahkan pandangan yang selama ini barangkali banyak ditutupi oleh ketidaktahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kerumitan didapati dari payahnya kita dalam mensyukuri setiap jengkal tanah yang sabar untuk kita injak. Lupa mengucap hamdalah atas cahaya matahari pagi yang hampir setiap hari menjemput dari balik tembok. Melupakan arti sehat lantaran tulang ini semakin kokoh yang bisa diajak kemanapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kelembutan Allah itu membentang dari setiap sudut cakrawala. Ia berada di puncak menara Al Quds yang dulu pernah menjadi kiblat pertama sampai lembah dataran rendah Hijaz. Ia melintasi rangkaian Bukit Barisan hingga Jaya Wijaya. Begitu sempurna ciptaan yang menjelaskan betapa cintanya Ia kepada makhluk yang bercengkrama diatas hamparan tanah ini. Dari manapun kita meniliknya akan ada kelembutan disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang dapat saya jelaskan lagi sebenarnya. Kecuali semakin padunya rasa ketundukan ini kehadirat Illahi. Barangkali dalam riuh keramaian di tengah kota kita juga akan menemukan nuansa kelembutan Nya. Hingga ditemaram pertiga malam yang begitu sepi tanpa ada siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sujud yang berteman kealpaan Ia hampiri dengan Kasih dan Sayang&lt;br /&gt;Do’a yang seringkali diwarnai kealpaan Ia rengkuh dengan ijabah&lt;br /&gt;Munajat yang kadang bertutur kepongahan Ia balas dengan keampunan&lt;br /&gt;Demikianlah kelembutan Illahi dalam ruang-ruang penghambaan yang tidak pernah sepi oleh do’a dan  taubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berteman dengan kelembutan dan nuansa cinta Illahiyah menjadi bentuk lain dari warna kehidupan ini. Dan setiap orang berhak untuk memilih dan menjalaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ramadhan 1427H&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-116152958036292416?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/116152958036292416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=116152958036292416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116152958036292416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/116152958036292416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/10/kelembutan-illahi.html' title='Kelembutan Illahi'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115953523596328710</id><published>2006-09-29T20:04:00.000+07:00</published><updated>2006-09-29T20:07:16.196+07:00</updated><title type='text'>Sketsa surga</title><content type='html'>Pernah ada masa ketika surga begitu dekat&lt;br /&gt;Dalam ruang kecil mutabaah yang berkah&lt;br /&gt;dan majlis tarbiyah yang paripurna&lt;br /&gt;Melekat di labirin kejiwaan yang penuh istighfar&lt;br /&gt;Begitu ramah mayapada menyapa setiap jiwa&lt;br /&gt;Sehingga tidak menyisakan ruang untuk bersedih&lt;br /&gt;Sebab ruh ini telah bertalian dengan firmanNya&lt;br /&gt;Demikianlah sketsa surga begitu dekat&lt;br /&gt;Jangan biarkan sketsa itu semakin menghilang&lt;br /&gt;Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115953523596328710?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115953523596328710/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115953523596328710' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953523596328710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953523596328710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/09/sketsa-surga.html' title='Sketsa surga'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115953507455265662</id><published>2006-09-29T20:02:00.000+07:00</published><updated>2006-09-29T20:04:37.320+07:00</updated><title type='text'>Jejak cinta Allah</title><content type='html'>Ada senandung kesyukuran yang memuntah ruah&lt;br /&gt;Dari sudut-sudut surau sempit di ujung gang&lt;br /&gt;Hingga ke puncak menara mesjid mewah&lt;br /&gt;Semua melafalkan ketundukan yang sama&lt;br /&gt;Demikian nuansa abadi setiap bulan pengampunan&lt;br /&gt;Tasyahud akhir sepertinya menjadi niscaya&lt;br /&gt;Menemani malam-malam penuh berkah&lt;br /&gt;Takbir dan tahmid menjadi penuh semesta&lt;br /&gt;Kesendirian menjadi lokus penghambaan yang fakir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian recik-recik cinta Allah sepanjang ramadhan&lt;br /&gt;Yang tidak akan engkau temui pada kalender yang lain&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115953507455265662?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115953507455265662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115953507455265662' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953507455265662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953507455265662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/09/jejak-cinta-allah.html' title='Jejak cinta Allah'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115953487365868813</id><published>2006-09-29T19:57:00.000+07:00</published><updated>2006-09-29T20:01:13.846+07:00</updated><title type='text'>Kalau engkau cinta</title><content type='html'>Kalau engkau cinta&lt;br /&gt;Kesusahan dalam menahan lapar&lt;br /&gt;akan menjadi manisnya penantian perjumpaan dengan Allah.&lt;br /&gt;Sebab didalamnya ada anugerah indah bagi orang-orang yangi khlas menjalaninya.&lt;br /&gt;Itulah Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau engkau cinta&lt;br /&gt;Kepayahan dalam menahan haus akan menyebabkan dekatnya engkau dengan Allah.&lt;br /&gt;Sebab didalamnya ada bilangan dzikir setiap menahannya.&lt;br /&gt;ItulahRamadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau engkau cinta&lt;br /&gt;Kantuk ditengah hari akan berbuah kesungguhan dalam mahabbah kepada Allah.&lt;br /&gt;Lantaran disetiap detiknya ada pahala yang terus mengalir.&lt;br /&gt;Itulah Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau engkau cinta&lt;br /&gt;Berat beban kerja siang harinya akan menjadikan engkau semakin mengenal Rabb Allah.&lt;br /&gt;Sebab ada begitu banyak hikmah dalam beban yang dikerjakan selama puasa.&lt;br /&gt;Itulah Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau engkau cinta&lt;br /&gt;Lafal setiap huruf dalam tilawah dan rukukmu akan menjadikan pahala yang lebih bemanfaat daripada dunia dan seisinya.&lt;br /&gt;Karena didalamnya keberkahan begitu banyak.&lt;br /&gt;Itulah ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau engkau cinta&lt;br /&gt;Malam-malam yang terlewati dengan dzikir dan do'a akan berbuah kekhusyuan yang akan mengantarkan setiap jiwa ke puncak makrifat mengenal Allah.&lt;br /&gt;Karena malam-malam itu lebih baik dari seribu bulan.&lt;br /&gt;Itulah Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau engkau cinta&lt;br /&gt;Dan sangat menanti kehadirannya.&lt;br /&gt;Itulah Ramadhan.&lt;br /&gt;Apa yang sudah kita persiapkan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115953487365868813?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115953487365868813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115953487365868813' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953487365868813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953487365868813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/09/kalau-engkau-cinta.html' title='Kalau engkau cinta'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115953460926643111</id><published>2006-09-29T19:53:00.000+07:00</published><updated>2006-09-29T19:56:50.216+07:00</updated><title type='text'>Mereka yang mulai menepi</title><content type='html'>mereka merasa jalan yang dilalui terlalu jauh dan melelahkan&lt;br /&gt;maka izinkan kami untuk sebentar saja menepi dari jalan ini&lt;br /&gt;hanya sebentar saja tidak untuk berbilang puluh hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi untuk beristirahat sejenak&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi untuk rehat dari teriknya panas zaman&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi untuk memberi sedikit waktu berfikir&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi untuk memilih jalan lain&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi untuk memutuskan melanjutkan atau tidak&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi untuk menghampiri saudara lain&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi karena jalan ini terlalu sesak&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi karena tidak ada lagi teman dalam perjalanan&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi lantaran bosan dengan segala aturan&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi disebabkan ada kenyamanan di jalan lain&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi karena ada pilihan tujuan lain&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi untuk memperlambat&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi karena perhentian tiak akan ditemui lagi&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi karena jalan ini tidak legi bersih&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi karena sudah terlalu banyak onak dan duri&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi untuk singgah di perhentian lain&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi karena tidak ada lagi harapan akan tujuan ini&lt;br /&gt;menepi itu boleh jadi lantaran memang harus berhenti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu banyak alasan kenapa mereka menepi&lt;br /&gt;tetapi aku hanya menemukan satu alasan&lt;br /&gt;kenapa masih ada orang-orang yang masih bertahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;::catatan harian yang terkoyak::&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115953460926643111?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115953460926643111/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115953460926643111' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953460926643111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953460926643111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/09/mereka-yang-mulai-menepi.html' title='Mereka yang mulai menepi'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115953433987801463</id><published>2006-09-29T19:51:00.000+07:00</published><updated>2006-09-29T19:52:20.220+07:00</updated><title type='text'>Momentum Tanpa Batas</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Bukti cinta Allah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan akan selalu hadir dalam dalam setiap etape &lt;em&gt;tarikh&lt;/em&gt; hijriyah. Tidak berbeda dalam bilangan yang selalu digenapkan selama tiga puluh hari. Akan tetapi Allah telah menjanjikan dalam Al Qur’an betapa orang-orang yang mampu keluar dari masa ini dengan menunaikan ibadah shaum yang sempurna akan menjadi orang yang bertaqwa. Sebuah tanda kebesaran Allah. Ramadhan adalah himpunan amal dan evaluasi jejak perjalanan kehidupan yang berserakan selama 11 bulan sebelumnya. Dimana setiap kebaikan berlipat pahalanya. Do’a dan permintaan di ijabah oleh Allah. Ramadhan juga sebagai madrasah bagi orang-orang yang ingin menemukan telaga kesejukan sehingga selepas Ramadhan ia menjadi orang yang paripurna keimanannya. Sebab Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia diciptakan oleh Allah dari tanah dan Ruh Illahiyah. Dua zat ini memiliki sifat bawaan yang berbeda. Tanah mendorong memenuhi kebutuhan yang bersifat fisik dan jasmaniyah. Ruh Illahiyah mengantarkan setiap manusia kepada hal yang rabbaniyah. Dorongan jasmaniyah khususnya fa’al (makan, minum dan hubungan seks) menjadi tuntutan primer kebutuhan manusia. Daya tarik yang sedemikian besar sehingga banyak orang yang terjerumus karenanya. Tidak mampu mengendalikannya. Bukankah kerusakan dunia ini disebabkan oleh sedikitnya dari hal tersebut. Dan Ramadhan ini adalah kesempatan yang diberikan untuk mengembalikan keutuhan asal penciptaan manusia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kita memaknai ramadhan. Selama bulan ini kita ditarbiyah untuk mampu mendidik nafs kita. Sehingga menjadi manusia yang benar-benar tunduk kepada Allah. Suci jiwa dan pemikirannya. Mencontoh Tuhan dengan segala siat-sifanya. Bukankah Allah “tidak makan” dan “tidak minum”. Benih-benih yang kita semai harus bisa mengantarkan kita kepada sifat “rabbaniyah”. Sehingga menghiasai diri setiap manusia dalam tingkah laku, ucapan dan cara berfikir. Bukankah kesempatan Ramadhan benar-benar bukti kasih sayang dari Allah yang harus disyukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menciptakan karya besar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kary-karya besar Rasulullah terjadi pada bulan Ramadhan. Misalnya kemenangan dalam Perang Badar (2H/624M),keberhasilan menguasai Kota Makkah (8H/630M) dan sebagainya. Demikian juga ummat Islam sepeninggalan beliau. Misalnya kemenangan di Spanyol terjadi pada bulan Ramadhan (91H/710M),kemenangan menghadapi Perang Salib (584H/1188M), kemenangan melawan Tartar (658H/1168M), sampai Proklamasi Kemerdekaan RI juga tercapai bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa bulan Ramadhan adalah momentum jihad akbar. Ketika kita dituntut untuk mendidik nafsu dalam diri pribadi, sekaligus dituntut komiten pembuktiannya dengan karya nyata. Sebab keqakwaan itu bukanlah bentuk investasi yang hanya di akhirat saja ditagih. Tetapi ketaqwaan terbukti telah menghantarkan ummat ini membangun peradaban selama 14 abad. Ketaqwaan ummat ini jugalah yang kemudian menjadi ukuran bangkit dan mundurnya peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jihad akbar disulut apinya di bulan Ramadhan. Sepanjang malam menjadi sarana taqarrub kepad Allah. Mempertemukan kehendak insaniyah dengan Illahiyah. Sehingga menjadi energi bagi pergerakan setiap manusia. Menciptakan karya-karya besar. Sebab begitu dekat pertolongan Allah. Mengukir kemenangan-kemenangan monumental. Sebab perjuangannya diberkahi oleh Allah. Jika demikian energi yang tersimpan selama Ramadhan lantas mengapa kita masih enggan menjemput kemenangan itu di bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persiapan ruhani&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang pernah di singgung Rasulullah. Jika kita mengetahui rahasia bulan Ramadhan, tentulah kita akan mengharapkan sepanjang masa adalah Ramadhan. Demikian berharganya momentum bulan ini. Sehingga tidak sedetikpun seharusnya berlalu tanpa ibadah dan amal kebaikan. Mempersiapkan bekal ruhani untuk perjuangan 11 bulan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memiliki azzam untuk bangkit bersama syariat Islam yang tegak di setiap penjuru bumi. Sementara kehendak itu hanyalah menjadi mimpi saja jika tidak disiapkan dengan sungguh-sungguh. Apalagi terputus hubungan dengan Allah Yang Maha Menentukan. Hubungan dengan Allah yang terajut sepanjang Ramadhan adalah pertalian abadi yang akan memberikan kekuatan. Membangkikan ketaatan dan menjadi wasilah perniagaan bagi orang-orang yang istiqomah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh Allah Maha Kasih dan Sayang. Sehingga kita dipertemukan dengan Ramadhan saat ini. Pantaslah kalau kita menyempatkan diri sejenak untuk bersyukur. Ahlan wa sahlan ya Ramadhan. [Wiyono Saputro]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pustaka&lt;br /&gt;Dr M Quraish Shihab , Lentera Hati- Kisah dan Hikmah Kehidupan . Mizan 1994&lt;br /&gt;Dr Yusuf Qarhawi , Kumpulan Ceramah Pilihan . Pustaka Al kautsar 2003&lt;br /&gt;Imam Al Ghazali , al-mahabbah wa al-Syawaq wa ala-Uns wa al-Ridha . Serambi 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115953433987801463?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115953433987801463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115953433987801463' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953433987801463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115953433987801463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/09/momentum-tanpa-batas.html' title='Momentum Tanpa Batas'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115660003663520750</id><published>2006-08-26T20:38:00.000+07:00</published><updated>2006-08-26T20:47:16.636+07:00</updated><title type='text'>[Sayap sejarah yang mulai patah]'Bahasa kita...'</title><content type='html'>Ada nada harmoni yang belakangan ini hilang dari bahasa kita. Ia tidaklagi mampu melahirkan prosa 'epik' yang menjadi penyemangat kita dalammenjalani kehidupan ini. Terbias oleh sederetan daftar pertanyaan yangtidak bisa dijawab untuk saat ini. Kecuali engkau telah mengalaminyasendiri. Atau telah meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwah kita adalah bahasa yang telah menjadi kekakuan dan keterasinganmakna. Tidak mampu menjadi spirit untuk mengabadikan recik-recikperjuangan ini dalam sebuah himpunan narasi seperti indahnya perjuangan diPalestina. Atau gegap seru yang membahana di tepian Shabra dan Nablus,Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturahmi kita adalah bahasa yang menggoreskan pesan singkat dalam hatiyang susah untuk diselami artinya. Hanya sebuah bentuk keakraban sesaatyang entah hari keberapa ia akan dilupakan. Ia telah menjadi buktikepandiran kemanusiaan dalam melihat sesamanya. Bukan untuk menambah rasakesyukuran atas nikmat persaudaraan yang telah dianugerahkan. Ia jugatelah menjadi bias lantaran hiruk pikuk kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal kita adalah bahasa yang telah menjadi absurd oleh peran-perankesejarahan yang tidak tahu untuk apa diperbuat. Sepotong episode yangmemperlihatkan kepahlawanan tanpa pengorbanan utuh. Pemimpin tanpa rakyatyang ia ayomi. Panglima perang tanpa prajurit yang siap untuk berjuangbersama. Ia hanya menjadi satu babak sinema kehidupan yang siap untukdiputar berkali-kali. Untuk kali lain akan digantikan oleh orang-orangyang tidak kalah cerdasnya untuk menggantikan peran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesungguhan kita adalah bahasa yang tidak lagi menorehkan pahala ditepianmunajat kita. Hanya fase dalam hitungan waktu, agar tidak disebuat orangyang berdosa. Atau hanya malu saja dilihat anak-anak Palestina yangsekarang ini sedang bersembunyi dari balik mayat-mayat orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munajat kita adalah bahasa yang tidak lagi mampu menghadirkan buliran airmata setiap rukuk dan sujudnya. Apalah lagi hendak mencapai keparipurnaanmurakobah kita dengan Allah. Kecuali sepotong keharuan yang menggeluyutsetiap malam kita tentang kecemasan kehambaan yang setiap hari berbuatmaksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa kita telah kehilangan harmoni indah.&lt;br /&gt;[Dibawah Tarikh Sya'ban 1427]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115660003663520750?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115660003663520750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115660003663520750' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115660003663520750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115660003663520750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/08/sayap-sejarah-yang-mulai-patahbahasa.html' title='[Sayap sejarah yang mulai patah]&apos;Bahasa kita...&apos;'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115659943394248309</id><published>2006-08-26T20:19:00.000+07:00</published><updated>2006-08-26T20:37:13.956+07:00</updated><title type='text'>[Sayap sejarah yang mulai patah]'Menjawab keraguan'</title><content type='html'>Jika engkau bertanya tentang keteguhan. Maka segeralah arahkan pandanganmu ke bocah-bocah Palestina yang hari ini telah Syahid di Kamp Shabara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiga engkau bertanya tentang kesungguhan. Lihatlah peluh saudara-saudaramu yang sedang menepi dari jalan 'fasilitas' keduniaan ini. Untuk sekedar menghangatkan pengungsi di Biureuen dan lhok Nga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau bertanya tentang keluasan amal ini. Cobalah menemui mereka yang telah lebih dahulu berada di 'medan' ini. Sebab disana ada banyak pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau bertanya tentang keikhlasan. Segeralah menatap wajah 'teduh' kedua orang tuamu. Sebab disana ada bilangan keikhlasan yang tidak akan pernah terhitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau bertanya tentang cinta. Pejamkanlah sebentar kedua matamu. Lalu bayangkan tangan saudaramu sedang menggapaimu. Disana ada kehangatan yang terperi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau bertanya tentang diriku. Berikan aku sebentar waktu. Berikan aku ruang untuk beristighfar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak akan menjawab pertanyaanmu. Aku hanya aka menemanimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan ini, indah bukan &lt;em&gt;Dek&lt;/em&gt;?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115659943394248309?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115659943394248309/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115659943394248309' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115659943394248309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115659943394248309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/08/sayap-sejarah-yang-mulai-patahmenjawab.html' title='[Sayap sejarah yang mulai patah]&apos;Menjawab keraguan&apos;'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115659835503344790</id><published>2006-08-26T20:11:00.000+07:00</published><updated>2006-08-26T20:19:15.043+07:00</updated><title type='text'>[Sayap sejarah yang mulai patah]'Dialog dengan bayangan'</title><content type='html'>Boleh jadi sejarah telah mencatatmu pada bagian akhir dari narasi panjang episode kampus. Selesai dan saatnya mengucapkan selamat tinggal. Selamat jalan untuk para pejuang yang dulu pernah engkau bangga-banggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak kepenatan telah berubah menjadi kelapangan. Tetapi nisbi. Boleh jadi jalan kebaikan itu sebenarnya ada disini. Pada tepian jalan yang memang agak membosankan. Aneh dan tidak zamannya lagi. Boleh jadi jalan 'lurus' yang engkau lafalkan pada 17 kali penghambaan itu ada disini. Ada hari ini. Ada di ruang-ruang sempit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115659835503344790?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115659835503344790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115659835503344790' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115659835503344790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115659835503344790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/08/sayap-sejarah-yang-mulai-patahdialog.html' title='[Sayap sejarah yang mulai patah]&apos;Dialog dengan bayangan&apos;'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115649315434752290</id><published>2006-08-25T15:02:00.000+07:00</published><updated>2006-08-25T15:05:54.380+07:00</updated><title type='text'>‘Di sepenggal Sya’ban hati ini berlabuh’</title><content type='html'>&lt;em&gt;Istirahatkanlah sejenak hati ini sambil menghirup udara Sya’ban yang mulai naik sepenggalan.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Bertadzakkur di tepi kesibukan yang telah menyatupadukan antara sucinya kehambaan dengan hiruk pikuk keduniaan. Boleh jadi langkah ini sudah terlanjur menginjak kealpaan hingga setiap detiknya adalah kebingungan dan kecemasan. Mungkin lisan ini telah terbiasa berkata acuh sehingga menorehkan keperihan bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Merehatkan diri sejenak disepenggal Sya’ban untuk menyiapkan kesungguhan dalam menyambut Ramadhan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada sekian banyak halaman Al Qur’an yang sudah kit baca pagi dan malam. Namun tidak berbekas pada sepotong perilaku keseharian kita. Kecuali hanya melengkapi halaman mutaba’ah setiap pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Merehatkan diri sejenak disepenggal Sya’ban untuk menyiapkan kesungguhan dalam menyambut Ramadhan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya sudah cukup banyak amanah yang telah ‘memberatan’ pundak ini. Memenuhi rongga kejiwaan yang tidak menyisakan kata untuk berdiam diri. Akan tetapi bisa jadi amanah itu tidak menambah kedekatan kita dengan Rabb. Kecuali kelelahan dan keletihan yang setiap saat menghampiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Merehatkan diri sejenak disepenggal Sya’ban untuk menyiapkan kesungguhan dalam menyambut Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Begitu khusyuknya munajat kita disetiap penghujung malam. Ketika semua penghambaan itu terhimpun dalam titik munajat yang senyap. Akan tetapi belum mampu memberikan kekuatan pada siangnya untuk merubah keadaan ummat ini. Atau bahkan setiap buliran air matanya belum bisa menghadirkan wajah setiap saudara kita yang bersama di jalan perjuangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Merehatkan diri sejenak disepenggal Sya’ban untuk menyiapkan kesungguhan dalam menyambut Ramadhan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi semua kebaikan itu seolah-olah terhimpun dalam diri kita. Berjalan mengiringi kerja-kerja kita. Akan tetapi kita lupa menyertainya dengan ilmu yang benar. Lupa setiap kesudahan dari segala kerja di dunia ini. Sehingga tidak ada keberkahan dan kebaikan didalamnya selain rasa takjub dan puas diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Merehatkan diri sejenak disepenggal Sya’ban untuk menyiapkan kesungguhan dalam menyambut Ramadhan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak pengharapan yang berujung kepada kekecewaan. Keinginan yang berujung kepada pertanyaan besar akan keadilan yang diberikan oleh Allah. Mungkin ini adalah bentuk lain dari ketidaksyukuran kita atas nikmat sekecil apapun yang dianugerahkan dalam hidup ini. Sepertinya kita selama ini salah dalam menempatkan diri dihadapan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Merehatkan diri sejenak disepenggal Sya’ban untuk menyiapkan kesungguhan dalam menyambut Ramadhan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujahahadah kita kemarin mungkin untuk mengaharpkan cinta manusia. Tadhiyah kita masa lalu boleh jadi bentuk lain untuk menharapkan pujian dan sanjungan dari orang lain. Sehingga ia tidak dapat membentuk keparipurnaan amal ini. Padahal cinta manusia sebatas dunia ini dan bisa hilang hanya dalam hitungan sedetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Merehatkan diri sejenak disepenggal Sya’ban untuk menyiapkan kesungguhan dalam menyambut Ramadhan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta Allah adalah abadi. Yang akan bermuara pada oase kesejukan. Akan memuaskanmu tatkala dahaga menghampiri. Tidak perduli seberapa besar rasa dahagamu itu. Karena cinta Allah adalah muara kesejatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Merehatkan diri sejenak disepenggal Sya’ban untuk menyiapkan kesungguhan dalam menyambut Ramadhan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah. Aku menghampiri Mu dalam kerinduan yang kian terperi&lt;br /&gt;Kutengadahkan tangan ini untuk mencari diri Mu dalam munajat dan do’a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sujud yang tetap di satu arah. Aku kembali kepada keharibaan Mu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115649315434752290?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115649315434752290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115649315434752290' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115649315434752290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115649315434752290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/08/di-sepenggal-syaban-hati-ini-berlabuh.html' title='‘Di sepenggal Sya’ban hati ini berlabuh’'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115193124933606165</id><published>2006-07-03T19:47:00.000+07:00</published><updated>2006-07-03T19:54:09.356+07:00</updated><title type='text'>kalaupun dunia itu ada</title><content type='html'>kalaupun dunia itu memang ada&lt;br /&gt;biarkan aku menggapainya&lt;br /&gt;dengan seluruh kekuatanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan jadikan ia seperti mimpi&lt;br /&gt;yang hanya ada dalam semu&lt;br /&gt;hilang sejenak&lt;br /&gt;lalu hadir sebentar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalaupun dunia itu memang ada&lt;br /&gt;beri kekuatan aku merengkuhnya&lt;br /&gt;dengan segenap rasa&lt;br /&gt;dan cinta yang terperi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalaupun dunia itu memang ada&lt;br /&gt;izinkan aku menggurat sejarah&lt;br /&gt;dalam bingkai keabadian&lt;br /&gt;sehingga ia menjadi saksi&lt;br /&gt;tatkala perjumpaan itu hadir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalaupun dunia itu memang ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;____dibawah langit yang sama&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115193124933606165?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115193124933606165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115193124933606165' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115193124933606165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115193124933606165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/07/kalaupun-dunia-itu-ada.html' title='kalaupun dunia itu ada'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115019519038700954</id><published>2006-06-13T17:38:00.000+07:00</published><updated>2006-06-13T17:39:50.396+07:00</updated><title type='text'>Rehat 1</title><content type='html'>Inilah saatnya menyambut masa yang penuh dengan marwah.&lt;br /&gt;Tanpa sedikitpun keraguan didalamnya.&lt;br /&gt;Apalagi hendak mundur dua atau tiga masa sebelum ini.&lt;br /&gt;Janji Nya adalah kebenaran sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi langkah ini begitu berat dan terbebani.&lt;br /&gt;Hendak meminta belas kasih kepada Nya, rasanya malu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115019519038700954?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115019519038700954/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115019519038700954' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115019519038700954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115019519038700954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/06/rehat-1.html' title='Rehat 1'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-115000519790956770</id><published>2006-06-11T12:16:00.000+07:00</published><updated>2006-06-11T12:53:17.920+07:00</updated><title type='text'>Surat-surat cinta dari langit 2</title><content type='html'>Menatap matahari pagi adalah kecemasan bagiku. Ada nada yang selalu menindih pikiran ini. Horison yang membatasi kaki langit tidak lagi lurus. Bergelombang dan terputus putus. Ada aroma kebencian dan keputusasaan yang telah mewarnai jejak kaki yang dulu pernah tegar. Ia telah merasuk pada setiap sukma yang mungkin sepi oleh tilawah dan ucapan syukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal ada banyak hal yang menyebabkan kenapa aku harus tetap berdiri kokoh diantara serpihan keputusasaan ini. Ada banyak tangan yang selalu melambai dan menggapai. Mungkin teriakannya hampir memekakkan telinga ini. Tapi ia adalah sebuah kejernihan yang akan membilas semua kesalahan selama ini. Menebus sebuah langak keliru yang pernah ada di sepotong patahan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menatap matahari pagi adalah kerja keras bagiku. Ia menjelma menjadi sketsa asa yang berwarna hitam. Dalam barisan kata yang selalu aku dengar menjadi kata 'perjuangan'. Boleh jadi berjuang untuk menyelamatkan kebuntuan fikiran akibat sesaknya akal ini dari hiruk pikuk jalanan. Atau berjuang untuk sebuah masa depan yang terasa agung dalam bait-bait syair dan prosa orang-orang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini aku beranikan diri untuk tetap melangkah. Biarkan saja detaka jam tidak lagi seragam ritmenya. Dan kehidupan ini akan terus mengalir. Berjalan hinggak pertemuan akhir. Bagiku Allah saja cukup. Tidak untuk apapaun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-115000519790956770?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/115000519790956770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=115000519790956770' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115000519790956770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/115000519790956770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/06/surat-surat-cinta-dari-langit-2.html' title='Surat-surat cinta dari langit 2'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114969274520651224</id><published>2006-06-07T21:33:00.002+07:00</published><updated>2006-06-08T10:43:29.346+07:00</updated><title type='text'>Surat-surat cinta dari langit 1</title><content type='html'>ternyata engkau melupakan satu hal&lt;br /&gt;sebelum engkau pergi&lt;br /&gt;meninggalkan aku dan yang lainnya&lt;br /&gt;janji yang pernah kita ucapkan bersama&lt;br /&gt;dulu ketika jalan ini begitu bersahabat&lt;br /&gt;ketika zaman selalu menyapa hangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku mencari jawaban disela lelah hari ini&lt;br /&gt;dibalik tumpukan kertas tugas kuliah&lt;br /&gt;tapi tidak aku temukan lagi&lt;br /&gt;sepertinya sudah hilang&lt;br /&gt;seiring memudarnya semangat itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku titipkan kepadamu janji itu&lt;br /&gt;untuk kita ungkapkan kembali&lt;br /&gt;suatu ketika nanti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114969274520651224?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114969274520651224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114969274520651224' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114969274520651224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114969274520651224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/06/surat-surat-cinta-dari-lan_114969274520651224.html' title='Surat-surat cinta dari langit 1'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114950395884740572</id><published>2006-06-05T17:28:00.000+07:00</published><updated>2006-06-05T17:39:18.863+07:00</updated><title type='text'>Berbagi Kecemasan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000099;"&gt;ada yang hilang dalam memoar ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;salam dan do'a yang mulai kering &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;tawa renyah yang disertai kegundahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;suara anak kecil yang tidak lagi lucu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;kesedihan yang tidak lagi membawa empati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;doa malam yang berbalut gundah gulana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;dimanakah Engkau hari ini Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;ibarat mendekap kantuk yang sangat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;dalam kebisuan aku kembali menyapamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;walau aku tahu engkau begitu meragukanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;aku tak hendak mengajarimu tentang kemanusiaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;atau jalan kebaikan yang paling suci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;aku tidak berkehendak mengajarimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;berjuang dengan cara yang terbaik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;aku hanya ingin berbagi kecemasan denganmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114950395884740572?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114950395884740572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114950395884740572' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114950395884740572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114950395884740572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/06/berbagi-kecemasan.html' title='Berbagi Kecemasan'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114950317339105977</id><published>2006-06-05T17:12:00.000+07:00</published><updated>2006-06-05T17:26:13.410+07:00</updated><title type='text'>Betapapun beratnya. Inilah episode yang harus dilalui</title><content type='html'>Episode1&lt;br /&gt;Tidak lama menikmati waktu-waktu luang. Tanpa beban secuilpun dipundak ini. Dan kemudian setiap hari adalah alur waktu yang berputar apa adanya. Tanpa sebuah target. Tanpa ada keresahan sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Episode2&lt;br /&gt;Ternyata benar apa yang dikatakan oleh orang tua. &lt;em&gt;'Urip iku cuman mampir ngombe'&lt;/em&gt;. Hidup itu hanya sebuah persinggahan sementara. Yang engkau lewati dalam cakupan masa yang sedang dijalani. Setelahnya engkau akan meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epiosode 3&lt;br /&gt;Ketika seseorang bertanya lagi kepadaku. Tentang arti totalitas dan kesungguhan. Kemudian ia menyuguhkan sederetan pertanyaan. Mempertanyakan kembali kebenaran yang absolut. Kata-kata perjuangan yang tidak lagi menjadi porolog. Tetapi ia adalah jiwa dengan segenap pengorbanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Episode 4&lt;br /&gt;Inilah saatnya menyambut masa yang penuh dengan marwah. Tanpa sedikitpun keraguan didalamnya. Apalagi hendak mundur dua atau tiga masa sebelum ini. Janji Nya adalah kebenaran sejati. Tetapi langkah ini begitu berat dan terbebani. Hendak meminta belas kasih kepada Nya, rasanya malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Episode 5&lt;br /&gt;Betapapun beratnya langkah ini. Panjangnya jalan ini. Semoga saja menjadi yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang masih bersemangat menempuh jalan kebaikan ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114950317339105977?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114950317339105977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114950317339105977' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114950317339105977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114950317339105977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/06/betapapun-beratnya-inilah-episode-yang.html' title='Betapapun beratnya. Inilah episode yang harus dilalui'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114852027020957022</id><published>2006-05-25T08:22:00.000+07:00</published><updated>2006-05-25T08:24:30.210+07:00</updated><title type='text'>Alhamdulillah</title><content type='html'>Alhamdulillah&lt;br /&gt;[Untuk para Pejuang yang Rindu Surga!]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menapaki jalanan panjang&lt;br /&gt;membangun peradaban&lt;br /&gt;setiap tarikan nafas adalah perjuangan&lt;br /&gt;meskipun aroma darah syuhada&lt;br /&gt;tidak lagi engkau temukan akhir-akhir ini&lt;br /&gt;mengecup wangi pengorbanan&lt;br /&gt;yang semakin mahal&lt;br /&gt;ketika semua amal telah tergadaikan&lt;br /&gt;kecuali euphoria keduniaan&lt;br /&gt;tidak lagi engkau temui siapapun&lt;br /&gt;yang masih khusyu’ berdiri pada shaf terdepan&lt;br /&gt;dalam barisan dakwah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;br /&gt;Atas kesempatan yang telah Allah berikan kepada kita. Setiap saat dan setiap tempat. Bisa merasakan indahnya dibawah naungan rabbaniyah. Susah dan senang adalah masa  yang selalu berganti. Hitam dan putih warna kehidupan yang senantiasa menyapa, adalah warna indah ciptaan-Nya.&lt;br /&gt;Warnakesempurnaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah atas semuanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114852027020957022?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114852027020957022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114852027020957022' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114852027020957022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114852027020957022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/05/alhamdulillah.html' title='Alhamdulillah'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114852010030736219</id><published>2006-05-25T08:20:00.000+07:00</published><updated>2006-05-25T08:21:40.306+07:00</updated><title type='text'>Kemana Tuhan hari ini?</title><content type='html'>&lt;span style="color:#333399;"&gt;Bismillahirrahamnirrahim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Ketika kami menengadah ke langit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Untuk mencari cahaya yang mulai redup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Sekedar menunjuk arah di hari ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Entah sampai kapan kaki ini tertatih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Melangkah dengan wajah sembab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Kejujuran menjadi kata asing bagi kami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Bahkan sudah tidak bermakna lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Semua telah tergantikan oleh derap laju kefanaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Untuk menarik nafas panjang saja sangat sulit hari ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Seandainya engkau masih berada bersam kami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Kami akan bertanya kepadamu‘Kemana Tuhan hari ini?’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Allah ampuni kami&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114852010030736219?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114852010030736219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114852010030736219' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114852010030736219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114852010030736219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/05/kemana-tuhan-hari-ini.html' title='Kemana Tuhan hari ini?'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114851997759038023</id><published>2006-05-25T08:18:00.000+07:00</published><updated>2006-06-11T12:58:44.933+07:00</updated><title type='text'>Masih adakah cinta Mu</title><content type='html'>&lt;span style="color:#660000;"&gt;Bismillahirrahmanirrahiim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Masih adakah cinta Mu menyinari hati kami?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Ditengah keraguan dan kebingunan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kegundahan hati yang selalu menggeluyut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Menyeruak dari alam bawah sadar kami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Apakah air mata kerinduan ini telah kering?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sehingga luapan kegembiraan sesaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Tidak lagi berwarna Istighfar dan Kesyukuran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Yang ada hanya tawa renyah tanpa dosa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Apalagi malu kepada KemahaSempurnaanMu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Apakah dosa yang kami lakukan sekarang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Ketika kata tidak lagi berbuah amal nyata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Ketika cita-cita tidak melahirkan Tadhiyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Ketika salam tidak lagi bersama ukhuwah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Masihkah tersisa cintaMu untuk kami?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114851997759038023?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114851997759038023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114851997759038023' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114851997759038023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114851997759038023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/05/masih-adakah-cinta-mu.html' title='Masih adakah cinta Mu'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114851972538286933</id><published>2006-05-25T08:08:00.000+07:00</published><updated>2006-05-25T08:15:25.393+07:00</updated><title type='text'>Engkau Ingin Berjuang</title><content type='html'>&lt;span style="color:#996633;"&gt;Engkau ingin berjuang, tapi tidak mampu menerima ujian, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;rusak oleh pujian, tidak sepenuhnyamenerima pimpinan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;dan tidak begitu setiakawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Engkau ingin berjuang, tapi tidak sanggup berkorban, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;tidak sanggup terima cobaan dan hanya ingin jadi pemimpin &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;agar pengikut menjadi agak segan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Engkau ingin berjuang, tapi kesehatan dan kerehatan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;tidak sanggup engkau korbankan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;dan waktu tidak sanggup engkau luangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Engkau ingin berjuang, tapi dirimu tidak engkau tingkatkan, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;disiplin diri engkau abaikan, janji kurang engkau tunaikan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;dan kasih sayang engkau abaikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Engkau ingin berjuang, tapi para tamu engkau abaikan, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;anak isteri engkau lupakan dan ilmu berjuang engkau tinggalkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Engkau ingin berjuang, tapi pandangan engkau tidak diselaraskan, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;rasa bertuhan engkau abaikan dan iman taqwa engkau lupakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Semoga memberi semangat baru&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114851972538286933?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114851972538286933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114851972538286933' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114851972538286933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114851972538286933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/05/engkau-ingin-berjuang.html' title='Engkau Ingin Berjuang'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114843727981274898</id><published>2006-05-24T09:17:00.000+07:00</published><updated>2006-05-24T09:21:19.813+07:00</updated><title type='text'>Cinta Terkembang Jadi Kata</title><content type='html'>[Anis Matta]&lt;br /&gt;Selalu begitu.&lt;br /&gt;Cinta selalu membutuhkan kata. Tidak seperti perasaan-perasaan lain, cinta lebih membutuhkan kata lebih dari apapun. Maka ketika cinta terkembang dalam jiwa, tiba-tiba kita merasakan sebuah dorongan yang tak terbendung untuk menyatakannya. Sorot mata takkan sanggup menyatakan semuanya.Tidak mungkin memang. Dua bola mata kita terlalu kecil untuk mewakili semua makna yang membuncah di laut jiwa saat badai cinta dating. Mata hanya sanggup menyampaikan sinyal pesan bahwa ada badai di laut jiwa. Hanya itu.&lt;br /&gt;Sebab cinta adalah gelombang makna-makna yang menggores langit hati, maka jadilah pelangi; goresannya kuat, warnanya terang, paduannya rumit, tapi semuanya nyata. Indah.Itu sebabnya ada surat cinta. Ada cerita cinta. Ada puisi cinta. Ada lagu cinta. Semuanya adalah kata. Walaupun tidak semua kata mampu mewakili gelombang makna-makna cinta, tapi badai itu harus diberi kanal; biar dia mengalir sampai jauh. Cinta membuat makna-makna itu jadi jauh lebih nyata dalam rekaman jiwa kita.&lt;br /&gt;Bukan hanya itu. Cinta bahkan menyadarkan kita pada wujud-wujud lain di sekitar kita; langit, laut, gunung, padang rumput, tepi pantai, gelombang, purnama, matahari, senja, gelap malam, cerah pagi, taman bunga, burung-burung… tiba-tiba semua punya arti… tiba-tiba semua wujud itu masuk ke dalam kesadaran kita… Tiba-tiba semua wujud itu menjadi bagian dari kehidupan kita… Tiba-tiba semua wujud menjadi kata yang setia menjelaskan perasaan-perasaan kita… Tiba-tiba semua wujud itu berubah menjadi metafora-metafora yang memvisualkan makna-makna cinta. Itu sebabnya para pencinta selalu berubah menjadi sastarawan atau penyair atau penyanyi…atau setidak-tidaknya menyukai karya para sastrawan, menyukai puisi, atau mau belajar melantunkan lagu. Bukan karena ia percaya bahwa ia akan benar-benar menjadi sastrawan atau penyair atau penyanyi yang berbakat… tapi semata-mata ia tidak kuat menahan gelombang makna-makna cinta.&lt;br /&gt;Cinta membuat jiwa kita menjadi halus dan lembut… maka semua yang lahir dari ketulusan dan kelembutan itu adalah juga makna-makna yang halus dan lembut… hanya katalah yang dapat mengurainya, menjamahnya perlahan-lahan sampai ia tampak terang dalam imaji kita.&lt;br /&gt;Puisi “Aku Ingin”-nya Sapardi Djoko Damono mungkin bisa jadi sebuah contoh bagaimana kata mengurai dan menjamah kata-kata itu….Apakah Sapardi sedang jatuh cinta? Saya tidak tahu! Tapi begini katanya:&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu&lt;br /&gt;Dengan cara yang sederhana&lt;br /&gt;Kayu kepada api yang menjadikannya abu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu&lt;br /&gt;Dengan cara yang sederhana&lt;br /&gt;Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114843727981274898?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114843727981274898/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114843727981274898' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114843727981274898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114843727981274898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/05/cinta-terkembang-jadi-kata.html' title='Cinta Terkembang Jadi Kata'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114843647418840161</id><published>2006-05-24T09:04:00.000+07:00</published><updated>2006-05-24T09:07:54.203+07:00</updated><title type='text'>Kematian Hati</title><content type='html'>[KH Rahmat Abdullah]&lt;br /&gt;Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi.Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya.Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa,tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri. Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu.Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang. Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa.&lt;br /&gt;Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.&lt;br /&gt;Asshiddiq Abu Bakar Ra. Selalu gemetar saat dipuji orang. "Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidak tahuan mereka", ucapnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana,lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim malnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal,lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidak-sesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata.&lt;br /&gt;Dimana kau letakkan dirimu? Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut. Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa. Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma'siat menggodamu dan engkau meni'matinya? Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. Ini potret negerimu: 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1500 responden usia SMP &amp; SMU, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separohnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan. Mungkin engkau mulai berfikir "Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis perempuan bila engkau laki-laki atau sebaliknya di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu yang tak kauperlukan sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh" Betapa jamaknya 'dosa kecil' itu dalam hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan "Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua?"Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama? Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempuan dalam aktifitas da'wahnya? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini? Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka. Tengoklah langkah mereka di mal. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk junk food, semata-mata karena nuansa "westernnya". Engkau akan menjadi faqih pendebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan "lihatlah, betapa Amerikanya aku". Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114843647418840161?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114843647418840161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114843647418840161' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114843647418840161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114843647418840161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/05/kematian-hati.html' title='Kematian Hati'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114843450575606777</id><published>2006-05-24T08:27:00.000+07:00</published><updated>2006-05-24T08:35:05.766+07:00</updated><title type='text'>Guru Kehidupan 1</title><content type='html'>Ada murid yang dapat belajar hanya dari guru yang ber-SK, disuapi ilmu dan didikte habis-habisan. Ada yang cukup belajar dari katak yang melompat atau angin yang berhembus pelan lalu berubah menjadi badai yang memporak-porandakan kota dan desa. Ada yang belajar dari apel yang jatuh di samping bulan yang menggantung di langit tanpa tangkai itu. Ada guru yang banyak berkata tanpa berbuat. Ada yang lebih pandai berbuat daripada berkata. Ada yang memadukan kata dan perbuatan. Yang istimewa diantara mereka, bila &lt;em&gt;"melihatnya engkau langsung ingat Allah, ucapannya akan menambah amalmu dan amalnya membuatmu semakin cinta akhirat (khiyarukum man dzakkarakum billahi ru'yatuh wa zada fi'amalikum mantiquh wa ragghabakum fil akhirati'amaluh)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114843450575606777?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114843450575606777/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114843450575606777' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114843450575606777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114843450575606777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/05/guru-kehidupan-1.html' title='Guru Kehidupan 1'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-28069931.post-114837950872748322</id><published>2006-05-23T17:06:00.000+07:00</published><updated>2006-05-23T17:18:28.730+07:00</updated><title type='text'>Prolog</title><content type='html'>Segala puji bagi Allah, dzat yang maha Melihat dan Mengetahui segala amal perbuatan hamba-hamba-Nya. Dialah yang memberikan keberkahan, menciptakan langit beserta tumbuhan dan bulan yang memancarkan cahayanya. Dialah yang menjadikan siang dan malam silih berganti sebagai perenungang bagi orang-orang yang mau berfikir dan bersyukur.&lt;br /&gt;Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad saw. adalah hamba dan Rasul-Nya yang diutus dengan membawa hidayah, pemberi berita gembira dan peringatan bagi segenap umat manusia. Beliau juga diutus sebagai seorang da’i yang meyeru umat manusia untuk kembali kepada Allah dengan membawa secercah cahaya dari-Nya yang menyampaikan risalah dan menunaikan amanah Tuhannya, yang memberikan nasihat dan berjihad dijalan-Nya.Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Rasulullah, keluarga dan sahabatnya.&lt;br /&gt;Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan kecintaan kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam dakwah-Mu, dan berjanji setia untuk membela syari’at-Mu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, ya allah. Kekalkanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalnnya dan penuhilah ia dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakkal kepada-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Semoga menjadi penyemangat baru]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/28069931-114837950872748322?l=wiyonosaputro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/feeds/114837950872748322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=28069931&amp;postID=114837950872748322' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114837950872748322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/28069931/posts/default/114837950872748322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiyonosaputro.blogspot.com/2006/05/prolog.html' title='Prolog'/><author><name>Wiyono K</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09044530504942845770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/5419/2967/1600/S3010014.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
